Tuesday, September 2, 2014
Gado Gado
Thursday, February 20, 2014
Sepenggal Cerita Anak Anak
Monday, October 3, 2011
Menu Pesanan Buffet Rumah/Kantor
Lucky Catering melayani pesanan untuk Lunch Buffet/Prasmanan untuk acara arisan, reuni, akad nikah dsb. Untuk Pemesanan Catering silahkan hubungi Sdri Luky - 0812 885 9633.
Minimal : 50 Porsi
Menu tidak Mengikat dan dapat diubah sesuai selera
Sudah termasuk service dan peralatan
Melayani Jabotabek Area
TYPE - TYPE LUNCH BUFFET :
Tipe A. Type B. Type C.
@Rp. 45.000/Pax @Rp. 50.000/Pax @ Rp. 55.000/Pax
Sup Kimlo Asinan Segar/Salad Asinan Segar/Salad
Nasi Putih Nasi Putih Nasi Putih
Ayam Bakar Bumbu Rujak Sup Ayam Jagung Sup Cream
Oseng Mercon Daging Bistik Daging Gindara Bakar Saus Lemon
Ca Jagung Muda Cabe Ijo Udang Asam Manis Sapi Lada Hitam
Krupuk Sambal Ca Kaylan Baso Ayam Ca Brokoli
Aqua Sambal Krupuk Cap Cay Goreng
Buah Aqua Sambal Krupuk
Puding Buah Aqua
Puding Buah
Puding
Menu - Menu Masakan
Aneka Makanan Pembuka & Sup :
Asinan Buah
Salad Campur
Sup Kimlo
Sup Krim Ayam Jamur)
Sup Jagung
Soto Ayam
Sup Sosis
Aneka Lauk Ayam :
Ayam Bakar Bumbu Rujak
Ayam Bakar Klaten
Ayam Goreng Kalasan
Ayam Goreng Lengkuas
Ayam Goreng Kremes
Ayam Rica
Ayam Woku
Ayam Kare
Bistik Ayam
Chicken Katsu
Ayam Cabe Ijo
Opor Ayam
Ayam Betutu
Ayam Suir Pedas
Aneka Lauk Daging :
Daging Tinoransak (Sapi)
Bistik Daging
Bistik Lidah
Daging Cabe Ijo
Lidah Cabe Ijo
Oseng Mercon Daging
Dendeng Balado
Rendang Daging
Empal Gepuk
Sapi Lada Hitam
Krengsengan Daging
Gulai Kambing
Tongseng Kambing
Sambel Goreng Ati
Sambel Goreng Kreni (Daging Giling)
Sambel Goreng Telur Puyuh
Sate Sapi Manis
Soto Bandung (Bening)
Soto Betawi
Sop Iga
Aneka Lauk Ikan :
Ikan Cakalang Suir Pedas
Gindara Bakar Saus Lemon
Pesmol Ikan Mas/Mukaer
Kakap Asam Manis
Gurame Asam Manis
Kakap Acar Kuning
Ikan woku (tengiri, kakap, ikan mas)
Udang Asam Manis
Udagn Goreng Mentega
Cumi Asam Manis
Cumi Masak Pedas
Ikan Tude Bakar Sambal Rica
Gulai Ikan tengiri
Aneka Sayur :
Cah Jagung Muda Cabe Ijo
Cah Sosis Cabe Ijo
Cah Buncis Daging Giling
Cap Cay
Cap Cay Goreng
Cah Cuciwis
Cah Brokoli Ayam
Cah Sawi Tahu Sutra
Cah Baby Kaelan
Cah Soun Buncis
Mi goreng Ayam
Bihun Goreng Ayam
Aneka Gubugan/Stall :
Nasi Bogana
Nasi Bakar
Nasi Liwet
Nasi Krawu
Nasi Gudeg
Siomay
Soto Mie
Mie Baso
Mie Ayam
Mie Kocok
Pempek
Tekwan
Sate Ayam
Sate Kambing
Dimsum
Zuppa Soup
Makaroni Panggang
Spageti
Panekuk
Friday, August 12, 2011
Aqeela (One Month Old)
Friday, July 15, 2011
Aqeela Shafira Rani ( 5 days old)
Friday, May 27, 2011
Assalamualaikum Aqeela Shafira Rania
Allahuakbar-Allahuakbar-Allahuakbar
Telah lahir putri ke-3 kami - AQEELA SHAFIRA RANIA dengan berat 3.970 gram dan panjang 51 cm pada tanggl 12 Mei 2011 di RS Hermina Bogor pada pukul 11.43, dilahirkan dengan Sectio Caesaria karena Oligohidramnion berat.
Sampai usianya yang ke 14 hari , putri kami dalam kondisi sehat walafiat dengan berat saat ini 4.7 Kg dan alhamdulillah saya bisa memberikan Asi Exclusive buat putri cantik kami ini.
Doa kami semoga Aqeela tumbuh menjadi putri selalu diberi kesehatan, keselamatan oleh Allah SWT dan kelak tumbuh menjadi putri yang shaleha dan berhati mulia. Amien.
Kami yang amat sangat berbahagia
Papio-Mamio- Kakak Alya - Kakak Asha
Wednesday, May 4, 2011
Kakak Asha
39 Weeks
Kehamilan kali ini memang agak unique, maknya bubba super duper cuekkkkk. Mudah mudahan bayinya sehat sehat aja ya nak didalem sana. Semoga terpenuhi semua gizimu.
Rabu minggu lalu, menurut dr. Husein Sutakaria SPOG, berat bubba sudah mencapai 3.1 kg..walah kok besar banget sih nak.........Semoga kamu sehat sehat saja ya. Mamio, papio, kakak Alya dan Kakak Asha sudah kangen bangett pengen ketemu kamu didunia.
Kembali terulang ingatan 3.5 th yang lalu....detik detik menjelang kelahiran asha....feeling blue banget. Entah kenapa selalu seperti itu. Dulu menjelang kelahiran alya feeling blue...trus pengen banget tiap saat ngedekepin alya. Sekarang terulang lagi, feeling blue bangetttttttt pengeeeeen dekep alya - asha, ngliatin alya - asha saat tidur. Duhhhhh ...
Semoga kelahiran kali ini diberi kelancaran sama allah, diberi kemudahan, diberi kesehatan dan keselamatan sama Allah SWT. Amieeeen.
KASKUSER
Monday, April 18, 2011
True Labor VS Braxton Hicks
| Braxton Hicks | True Labor |
| Contractions don't get closer together. | Contractions do get closer together. |
| Contractions don't get stronger. | Contractions do get stronger. |
| Contractions tend to be felt only in the front. | Contractions tend to be felt all over. |
| Contractions don't last longer. | Contractions do last longer. |
| Walking has no effect on the contractions. | Walking makes the contractions stronger. |
| Cervix doesn't change with contractions. | Cervix opens and thins with contractions |
Terus terang pengalaman anak ke-3 ini agak agak bikin berdebar debar. Sejak usia kehamilan 28 week saya sudah beberapa kali mengalami braxton hicks. Dimana tidak terjadi di kehamilan - kehamilan sebelumnya Mengalaminya pun di minggu minggu akhir kehamilan. Sebetulnya faktornya ada beberapa :
1. Faktor anak ke-3
2. Faktor Usia - usia saya sudah mencapi 35 th - bukan usia yg optimal untuk melahirkan bayi
3. Faktor activity , aktifitas hamil ke-3 saya ini memang boleh dibilang kurang banget istirahat. Selain bekerja 5 hari semingu dari jam 9 - 6/7 Sore dilanjutkan ke pasar untuk berbelanja dan dini hari jam 3 dini hari dalam seminggu 4-5 kali pasti sudah bangun. Itu ditambah selama ini tidak pernah libur di hari sabtu ato minggu. Bahkan di sabtu ato minggu bisa pulang malem tidur malem bangun dinihari dan minggunya ada kegiatan.
Menurutu dsog yg biasa saya kunjungi kuncinya sebetulnya hanyalah istirahat yang cukup, masalahnya ritme tubuh saya sudah tidak terbiasa dengan hidup santai dan tidur cukup. Sungguh bukan hal yang mudah mengistirahatkan tubuh saya sementara otak saya melarang untuk istirahat.
Puncak braxton hicks yang paling kuat saya rasakan sabtu malam kemaren. Luar biasa. Saya sudah hampir memutuskan untuk pergi ke rumahsakit bersalin. Karena terjadi selama hampir 4 jam hilang timbul. Padahal sekarang usia kehamilan baru mencapai 36 weeks.
Bismillahirohmanirohim...semoga kelahirannya kali ini jg cukup waktu. Amin.
Friday, April 8, 2011
Tuesday, February 22, 2011
Hormon Membaca
Sejak kecil saya suka banget baca buku cerita, entah itu sumbernya novel, majalah mingguan maupun majalah untuk orang dewasa dan berbahasa jawa sekalipun (hayo siapa yg masih mengenal majalah berbahasa jawa "Penjebar Semangat dan Jaya baya"). Mungkin karena gak bebas bermain, dan hanya diperbolehkan main di jam jam terntentu saja oleh ibu saya membuat saya hobi banget baca. Dan mungkin ini diturunkan dari ruh kakek dan bapak saya. Saking saya punya penyakit akut dengan membaca cerita, ibu saya melarang saya membaca cerita sebelum tidur, ini pun membuat saya tidak kehilangan akal, percaya atau tidak di bawah kasur saya selalu menyembunyikan beberapa buku cerita ataupun majalah. Dan kelak setelah saya beranak pinak saya baru tahu kalau ternyata ibu saya mengetahui perbuatan saya ini dari cerita beliau.
Sejak lahir sampe SMP saya tinggal dengan kakek dan nenek saya dari pihak bapak. Kakek saya adalah salah satu veteran pejuang 45, dari beliaulah saya menyukai dongeng dan cerita dan membaca , maklumlah namanya jg pensiunan tentara, jadi praktis sehari hari yg beliau lakukan adalah membaca dan bekisah demi membunuh waktu luang.
Dan tempat beliau bisa menumpahkan uneg unegnya atas kisah kisanya ya cucunya yg saat itu seringkali khusyu mendengar cerita cerita beliau bahkan "nagih" untuk minta suatu cerita.. Diantara ke-5 orang cucunya , saya adalah cucu tertua sekaligus cucu yg paling khusyu mendengarkan cerita cerita perjuangan beliau. Bahkan beliau mengisahkan cerita perang saat melawan penjajahan jepang, memakai baju karung goni , digigit kalajengking sampe hampir mati dan mengangkat bedil melawan penjajah dan kisah puncaknya PD II dimana desa saya saat itu hampir dibumihanguskan dan di bom. Dan tentunya seiring bertambahnya umur saya, beliau jg menceritakan jaman revolusi termasuk jaman tahun 1965.
Karena beliau suka wayang kulit, jangan heran kl hal tersebut menular ke saya meskipun sedikit. Jadi sedikit banyak saya tahu cerita pewayangan, dan percaya atau tidak , waktu kecil saya suka nonton wayang kulit meskipun gak sampe tuntas karena tidak kuat menahan kantuk.
Semuanya itu disempurnakan dengan koleksi buku - buku kakek yang jumlahnya 1 lemari 2 pintu. Full isinya buku semua. Dan semuanya pernah saya baca saat saya SD. Mulai dari Biografinya Mouamar Khadafi dan Roosevelt maupun JF Kennedy. Psssttttt saya pernah baca buku yg terselamatkan dari razia tentara dimana orang yg menyimpan buku itu dianggap subversif. Edan.
Saya familiar dengan buku buku politik milik kakek saya dan juga novel novel jaman dulu yg ejaannya pun masih menggunakan ejaan lama. Dimana buku ato novel jaman dulu dicetak diatas kertas yg tebal dan buram. Kelak cita cita saya , saya ingin mengumpulkan seluruh koleksi buku dari kakek saya. Mudah mudahan masih banyak yg masih terselamatkan.
Seluruh pengalaman masa kecil saya itu kelak membuat saya doyan banget baca apa saja. Apa saja, bacaan anak sampe bacaan dewasa, mulai dari novel piciisan maupun biografi .
Padahal sebelumnya semua novel dari yg picisan karya freddy S mapun novel fiksi ilmiah semacam karya michael crichton sepert Congo saya lalap habis.Sampai kelak saya mengalami titik jenuh saat hamil Alya. Saya enggan baca buku sama sekali. Mogok .
Terakhir sekitar 2 th yg lalu saya baca novel "The Name Of The Rose" novel yang berbau historical yg ditulis oleh Umberto Eco. Dan entah kesambet apa tiba tiba akhir - akhir ini saya menyukai membaca novel lagi. "Perempuan Kembang Jepun" awalnya dan kali ini saya kesengsem parah sama tulisan Ayu Utami, meskipun dulu sempat membaca "Saman" tidak sekagum ini dengan Ayu Utami. Karya Ayu Utami berjudul "Bilangan Fu" dan "Manjali & Cakrabirawa "sungguh membuat saya tak melewatkan barang sedetikpun membunuh waktu luang disela sela sepulang kerja, mengerjakan pesanan tumpeng dan mengangar tumpeng serta tentu saja menemani anak anak.
Membaca tulisan Ayu Utami rasanya seperti mengikuti pusaran bahasa sastra yang tiada habisnya. Sungguh pengalaman membaca karya sastra yg padat dan memperluas batas cakrawala bahasa sastra saya.
Perubahan drastis itu tentu saja dibaca dengan jeli oleh Alya dan Asha. Kalau Asha hanya sekedar suka membawa novel novel tebal dan sesekali membukanya dan sekedar tahu ini milik mama. Sedangkan Alya sudah mulai tergelitik apa gerangan yg membuat sang mama jd autis dan ditemani buku dimanapun berada.
"HAH...monster-monster, Tuyul, Kubur Kosong, Hantu Cekik....mam..ini buku apa sih yang mama baca??" ucapnya sambil bergidik diantara keingintahuan dan kengerian.
"Psstttt...suatu saat kalo sudah besar, Alya boleh baca novel novel mama" ujar saya seraya tersenyum penuh arti ke Alya.
Hormon turunan kakek saya ini rupanya mengalir ke darah Alya dan Asha. Alya yg terakhir kemaren menyukai novel tulisan ringan kecil kecil punya karya, sekarang sedang belajar membaca serial 5 sekawan. Jangan ditanya deh minat baca Alya. Bisa gak bergeming kalau sedang membaca cerita.
Sedangkan Asha,jangan salah, dengan segudang koleksi buku sang kakak, 5 buku cerita masih masih kurang buat pengantar tidur Asha di setiap menjelang tidur siang dan malamnya, dan jujur ini dikelukan oleh pengasuh Asha,karena si mbak pengasuh ini yg ketiban sial baca buku cerita anak anak sampe mulutnya capek.
Arrgggggggg rupanya ruh membaca itu sudah mulai mengaliri saya lagi. Bedanya sekarang agak selektif dg jenis bacaannya. Gak semua doyan saya baca, yg berlatar sihir dan vampir tidak termasuk antusias pengen saya baca.
Diujung meja kerja saya terlihat "Ronggeng Dukuh Paruk, Hanzel & Gratel & To Kill a mockingbird yang masih terbungkus plastik " sudah menunggu untuk disantap
Thursday, February 17, 2011
Balada anak tukang catering
Hampir sepanjang minggu sang ibu sibuk berkutat didua tempat yang berbeda , antara di salah satu gedung perkantoran di bilangan cilandak dan malam hari dan weekend berkutat didapur dan sering pula berkeliaran disekitaran pasar dikota Bogor serta mulutnya tak henti henetinya sibuk memberi instruksi ke beberapa anak buahnya laksana komandan Batalyon, sedangkan sang Ayah sedang berjuang meniti karir nun jauh di kota kecil yg beraroma batik dan berjarak hampir 400 Km dari mereka.
Mereka si anak anak berusia hampir 8 tahun dan 3 tahun yang selama ini mencoba memahami kondisi orangtua mereka. Sang ibu sempat merasa takut sang anak merasa terpinggirkan oleh keadaan yang memaksa ini. Dimana disaat saat weekend anak anak lain mendapat jatah bersenang senang dengan berjalan jalan ke mal atau ketempat rekreasi. Sang anak anak burung itu belum tentu menyecap hal yang sama dengan anak anak lain.
Dipagi hari weekend, kadangkala mereka belum mandi dan sekaligus belum sarapan sedikitpun harus melewati pemandangan pagi yang sungguh amat sibuk dan panik. Sang ibu dengan berbagai instruksinya dan para pegawai tergopoh gopoh mengikuti instruksi. Dan kadangkala mereka pun kebagian peran kecil seperti , sang adik yang mampu membantu dengan meletakkan buah jeruk di pojok box carton bersebelahan dengan nasi , kadangkala sang kakak membantu memotong daun srawung dengan menggunakan gunting, kadangkala membantu membalik plastik tahan panas dan memasukkan sayuran dan kadang juga mengisi box dengan ayam bakar. Tentunya dengan wanti wanti dari sang ibu " kalau capek bilang ya, gak usah diterusin ya sayang".
Mereka mengangguk riang dan kemudian tak berapa lama mereka sudah kembali bermain main diteras. Kadang melihat si mbaknya memotong atau mengukir garnish berupa wortel dan loba, dan sesekali mereka turut menancapkan beberapa hiasan garnishh ke Tumpeng.
Direlung sudut sang ibu, terguguk haru. Merasa bersalah, anaknya yg belum genap 5 tahun harus turut membantu sang ibu mengais rezeki dihari libur mereka.
Tapi ternyata semua itu tidak mengurangi keriangan mereka , sambil menunggu pesanan siap diantar, kadangkala sang kakak sudah mampu memandikan adeknya dan sekaligus mendadaninya. Setelah mereka rapi, sambil menunggu mereka bermain main dijalan depan rumah sambil sibuk tertawa dan joget joget dan kadang bermain peran, tentunya dengan pengawasan minim dari kami.Jikalau pesanan ke arah puncak, sepulangnya sang ibu mengajak mereka berkuda di areal wisata gunung mas, kadangkala cukup menelusuk ke beberapa tempat dipuncak yg menyajikan ambience yang berbeda. Kadang cukup memarkirkan kendaraan di resto Cimory sambil menyeruput segelas Bluberry yoghurt shake dan bermain di Play groundnya sudah membuat mereka berlarian dan terdengar gelak tawa mereka.
Jikalau pesanan kearah parung, kami membelokkan kendaraan ke arah kaki gunung salak dan hiking kecil kecilan menyusuri sungai dan menemukan air terrjun curug nangka. Sepanjang menuju curug nangka kami berjalan kaki sesekali berhenti dikarerenakan sang ibu cukup payah dengan membawa calon bayi , berhenti sejenak di saung saung sepanjang curug, sambil melihat monyet monyet melompat dari satu dahan pinus ke dahan yang lain serta menikmati segarnya lereng gunung salak. Pernah pula kami membelok kearah sentul ke arah gunung pancar yang penuh pemandangan hutan pinus yang menawan. Dan kadang jikalau hari masih belum terlalu siang , kami arahkan mobil ke arah kawah ratu disekitaran cidahu.
Sepanjang jalan mereka sungguh riang dan menikmati seluruh acara antar tumpeng sekaligus piknik ini, kadang terbersit rasa khawatir mereka terlalu capek. Tapi justru karena sering tertempa kerasnya keadaan, membuat mereka malah menjadi mandiir , kuat dan tangguh menghadapi tantangan. Amien.
Sang ibu menarik napas lega, dengan segala keterbatasan yang ada, anak-anak mampu menikmati liburan ala kadarnya. Ternyata tak selamanya nasib anak tukang catering harus kehilangan masa kecilnya dan tidak bahagia. Semoga momen - momen ini kelak akan menjadi momen yg indah disaat mereka dewasa kelak.
Hanya sebaris doa ibu untuk putri -putri tercintanya:
"Ya Allah lindungilah putri - putriku ya Allah, bahagiakanlah mereka ya Allah disepanjang hidupnya ya Allah, Mudahkanlah Jalan hidupnya ya Allah, Jadikanlah mereka putri - putri yang sabar, kuat dan sholehah. Amien"
Thursday, December 23, 2010
Melompat-Lompat
Addicted to Wirausaha
Monday, November 22, 2010
Happy 3rd pregnancy
Tumpeng Bisa Selesai Dalam Waktu 2 Jam Lho
Tibalah hari sabtu yg mencekam itu...pesanan perasaan dah sesuai jadwal. Saya antar tumpeng ke Bintaro sektor 9 dengan mengajak alya asha, rencananya setelah dari binttaro saya mau ajak anak anak ke mal di jakarta sekalian kalo sempat mau liat demo cake decorating di pejaten village. Instruksi saya ke asisten dirumah ,"Kalau sudah selesai beberes, pada tidur aja, ntar malem jam 1 dah mulai begadang sampe besok siang, anak anak saya bawa aja, biar pada bisa istirahat".
Alya Asha, trus baru lanjut survey tempat ke Cibinong, lanjut jalan jalan ke Puncak. Tiba tiba tepat jam 10 teng, HP bunyi, pelanggan yg di megamendung telepon menanyakan tumpeng pesanannya. Dengan amat percaya diri saya jawab," Oh mbak dian..iya tumpengnya dah oke kok..buat besok kan mbak??"
"Lho, sekarang mbak..hari ini..kan saya sudah email. Buat pagi ini mbak luky!", jawab mbak dian (tp nadanya sama sekali terdengar tidak panik)
"Hah...serius mbak? astaghfirullahaladzim......., ya ampun ini kan dah jam 10, mbak dian minta jam 10 sampe puncak kan??"
"Mbak dian, punteeeen, minta maafffff bangetttt saya salah jadwal, boleh mundur 2 jam gak?"
"O gitu ya mbak, jadi sampe jam berapa sampe sini??" jawab mbak dian masih dg suaranya yg tenang (ya allah rasanya nyawa saya ada diujung tenggorokan saat itu.....)
Tanpa berpikir panjang saya cuma bisa jawab "Jam 12.30 - jam 1 ya mbak". Padahal saat itu saya tahu saya tidak akan mungkin bisa membuat tumpeng dalam waktu sesingkat itu.
Setelah berhasil menenangkan mbak dian, (padahal sebetulnya yg saya butuhkan adalah ketenangan buat diri saya sendiri), saya langsung panik. Rasanya gelombang tsunami sudah mau melewati kepala saya. Piyu yg ada disamping saya keliatannya langsung tanggap dg apa yg terjadi, jadi sejak pembicaraan saya dg mbak dian, langusng tancap gas.
Untung masih bisa berrfikir panjang, apapun yg terjadi saya harus antar tumpeng itu (itu tekad saya). Jadi serta merta saya telp ke Bi Rum dirumah (tk masak), saking paniknya ngasih instruksinya sambil tereak kenceng dong, padahal saya tahu sekali, dirumah mungkin malah sedang bersiap untuk tiduran sebentar setalah beberes rumah.
Dengan suara super kencaaang, "Bibi, jangan banyak tanya dulu saat ini juga harus bikin nasi kuning buat 25 porsi. sekrang juga sejam lagi harus sudah mateng, kelapa ambil di sarwo dulu (red, sarwo ini tukang sayur ygmangkal disebrang pos satpam rumah saya dan dagangnya lumayan komplit)". Bibi dibantu sama satu asisten (Ai).
Kemudian step kedua, menelepon mia (asisten yg biasa hias tumpeng) tentunya dg nada yg paling kencang, "Mia..siapin tampah untuk tumpeng 25 hias daun secepet cepetnya dan bikin garnis, Jadi sekarang bikin air es dan siapin daunnya, 1/2 jam lagi haru siap. Kalo dah selesai bikin hiasan dan garnis bantu bibi di dapur".
"Kertas dan pulpen piyu", untungnya mobil saya ini komplit bangettt, dari kertas pulpen, stapler , staples, gunting, lem semua nya ada..hehehehehe.
Saat itu langsung saya list isi tumepng :
1. Tampah , hiasaan , garnis - lg dibuat
2. Nasi Kuning - sedang dikerjakan
3. Ayam bakar bumbu rujak - ayamnya tidak ada sama sekali, kl pun beli disarwo prosesnya masih panjang, harus dicuci panggangdiamask, dibakar. Digorengpun gak ada bedanya minimal masaknya aja 1 jam, sementara bibi tangannya cuma 1 konsentrasi di nasi kuning. Untung di kulkas masih ada empal gepuk , saat pesanan tempo hari sengaja saya buat lebih. Hanya saja gak tau jumlah pastinya.
Confirm sama mia jumlah empal dirumah - sms mbak dian menawarkan altternatif ganti ayam bakar menjadi empal tentunya dg no additional cost. Jadi Empal tinggal goreng aja
4. Sambal Goreng kentang ati - bumbu dah siap, kentang dah siap, at keliatannya ada yg sudah direbus dan dipotong difreezer. Tinggal konfirmasi sama bibi
5. Tempe Teri kacang - sudah jadi dari kemaren krn antisipasi pesanan minggu
6. Perkedel kentang - si Ai jelas lg bantu bibi buat nasi, kl harus kupas kentang dan goreng kemudian bmembentuk menjadi perkedel en then menggoreng jelas gak cukup waktunya. Putar otak cari alternatif. Ahya...diganti rolade ayam, gak papa jauh lebih mahal yg penting selesai. Meski roladenya terpaksa beli dulu di spm. Jadi rencananya keluar tol lgs ke SPM langganan saya.
7. Telur dadar rawis - kl untuk 25 porsi bisa selesai 20 Mnt lah, meski tumpeng sdg dihias pun ini sambil jalan jg gak papa
8. Urap - beli sayuran yg ada di sarwo, krn yg dirumah cuma aa kc panjang. Seadanya aja.
9. Krupuk - sudah digoreng sama bibi krn persiapan sekalian untuk minggu.
Setelah bikin list, langsung telp mia memastikan bahannya ada, sambil memberi instruksi apa yg harus dikerjakan duluan. Setelah suasana agak tenang baru bisa menghela napas, meskipun masih deg degan juga krn masih dijalan. En nothing to do. Baru deh kepikiran, harus ngasih obat kecewa buat mbak Dian, telp ke bu rini, ada persediaan kue apa? ada roti manis isi - 50 biji minta dipacking dos karton aja. O.K dah siap.
Fiuhhhh agak sedikit lega, tinggal ngontrol 1/2 jam lagi pekerjaan sudah sampe mana. Baru deh saya tengok anak anak saya yg duduk dg antengnya di car seat dan di jok belakang.
"Maaf ya Alya , Asha, kt lom jadi jalan jalan, mama ada pesenan yg seharusnya diantar sekarang, eh mama malah lupa ni, maaf ya dari tadi kalian gak boleh bicara".
"Gak papa mah, alya ngerti kok," dohhh jawaban alya dewasa sekali.
Tapi yg lebih bikin ngakak adalah komentar Asha
"Mama sekarang sudah bisa ketawa lagi ya?? jadi adek udah boleh ngomong dong??" ...please deh Asha...ini jawaban anak yg belum genap 3 tahun?? hehehe kayak dah nenek nenek de....
Jam 11, saya telp mia, nasi sudah hampir matang. Tampah sudah siap, tinggal garnish yg belum. Tinggal persiapan teman-temannya tumpeng. Semakin agak lega.
Jam 11.30, saya baru selesai belanja, ambil kue di Bu Rini dan langsung meluncur kerumah. Sampai rumah tumepng sudah dicetak. Piyu , mia , Ai ngeroyok hias tumpeng, saya dan bibi melanjutkan pekerjaan dapur yg tinggal beberapa lagi yg belum siap.
Jam 12.05, Tumpeng sudah jadi dan buru buru masuk mobil. Langsung meluncur ke tol Bogor Ring Road (untungggg tol BORR ini sudah jadi , kl gak...gak tau lagi deh), sempet bingung mau lewat gunung geulis ato mau lewat tol ciawi. Dari td memantau Elshinta buka tutup berakhir jam 11.30. Macet gak ya...alhamdulillah ternyata luancarrrr.Jadi jam 12.30 sudah sampe di Megamendung. Alhamdulillah semuanya dimudahkan sama Allah SWT.
Lega banget saat serah terima tumpeng ke mbak dian, meskipun mbak dian bilang dah kelaperan banget ni .. Mohon maaf sebesar besaranya ya mbak Dian. Dan kami pun baru kerasa deh laper, haus. Ada warung indomie, minggir disitu minum teh botol dingiiin bangettt. Dan membolehkan Alya Asha makan indomie rebus..heheehe. Buat nebus kesalahan mamio. Dan untuk menyenangkan anak anak, kt lanjut dikit ke Taman Matahari di Puncak . Disitu naik speedboat dan lihat lihat binatang. Alhamdulillah hr ini tidak terjadi tragedi yg memilukan.
Gak nyangka, Tumpeng ternyata bisa dibuat dalam waktu 2 jam saja. Suer, saya gak pernah tahu sebelumnya.
Wednesday, October 6, 2010
Kilas Balik Kedaikita : October 2010
Sudah sampai manakah Kedaikita Catering aka Lucky Catering aka Jingga Catering?? Masihkah beroperasi. Alhamdulillah masiiiih , mencoba bertahan terus meskipun progressnya belum sesuai betul dg yg saya cita citakan. Belum bisa terwujud rumah makan yg resik, rapi , murah dan uenakkkkk untuk semua kalangan dengan pelayanan yg prima.
Untuk urusan omzet sebetulnya dalam kurun 5 bulan terakhir ini alhamdulillah sudah bisa membuat saya tersenyum. At least suatu saat saya harus mundur dari bekerja di kantor, insyaallah sudah bisa menggantikan. Pendapatannya sudah stabil, pelanggan sudah mulai ada dan tidak sekedar mengandalkan dari web saja. Alhamdulillah sudah sedikiiit mempunyai posisi dalam kancah usaha catering.
Menurut saya ada beberapa hal yang menurut saya efektif mendorong usaha saya sedikit selangkah lebih maju. Salah satu hal yg saya benahi adalah fokus pada produk tertentu. Dulu dalam tubuh usaha saya masih banyak terpecah pecah (kurang fokus) , ada kedai soto mie, menerima catering kantoran, menerima catering rumahan dan menerima tumpeng. Akhirnya kadangakala malah kedodoran saking pas ada pesanan bebarengan.
Akhirnya saat ini saya fokus menerima pesanan . Baik berupa pesanan Catering buffet /prasmanan, menerima pesanan tumpeng dan menerima pesanan nasi box dan kue - kue tampah saja. Praktis dengan begini banyak hal yang bisa saya efisienkan.
Dulu untuk membuat tumpeng 25 porsi, begadang semalaman. Badan remuk redam sehabis menerima pesanan tumpeng. Dulu seringkali order mendadak kebanyakan tidak saya terima karena dijamin keteteran. Dulu seringkali dikomplen pelanggan krn kurang tepat waktu.
Alhamdulillah sekarang sudah mulai terorganisasi dengan baik dan sudah ada beberapa hal yg sedikit demi sedikit sudah saya benahi :
1. Manajemen stock bahan baku ( ternyata ini memegang peranana teramat penting) , saya bisa menghemat waktu banyak. Bedanya dulu harus begadang semalaman tidak tidur. Sekarang jam 10 sudah bisa tidur dan bangunjam 4 pagi untuk antar pesanan jam 8 pagi.
2. Manajemen Sumberdaya Manusia
Tingkat kepercayaan saya terhadap karyawan untuk mendelegasikan pekerjaan amat rendah, dan bergantung dengan karyawan yg saya anggap expert dan pintar. Ternyata mindset ini menyulitkan saya sendiri. Betul betul dalam bisnis ini saya belajar banyak, bagaimana harus merekrut orang yang cocok, mengetahui kekuatan masing masing karyawan, dan memberdayakan karyawan tersebut dengan tepat termasuk menetapkan job desk masing masing karyawan dengan ukuran yang jelas dan mentraining karyawan sercara terus menerus dan menyemangati mereka secara terus menerus.
3. Setting the system
Saya mendapat pelajaran ini dari salah satu customer yg tinggal di Australia (Thanks to Pak Andy). Beliau waktu itu pernah bilang, dalam membuat usaha, yang paling penting kita hanya setting systemnya aja . SElanjutnya sistem itu yg akan menjalankan fungsinya. Lama sekali saya baru mengerti apa yg dimaksud pak andy. Alhamdulillah sedikti demi sedikit saya semakin mengerti perlunya sistem. Gak mudah memang, but it work very well.
Contoh singkatnya adalah dulu untuk delivery produk dilakukan oleh suami, karena suami pindah keluar kota saya sempat menjadi driver juga, tetapi krn masih terikat kerja seringkali saya menolak order order saat saya bekerja. Kemudian saya berusaha menghire driver lepasan , tetapi ternyata gak gampang banyak sekali masalah yg timbul, kemudian beralih untuk menghire driver tetap, ternyata yg berpengalaman tidak masuk dalam budget saya. Akhirnya nekat saya mentrained salah satu staf saya (Piyu) yang saat itu betul betul tidak bisa menyetir dan dalam proses dan waktu 1 tahun sudah menjadi sopir yang handal. Sudah biasa melewati rute Bogor -Jakarta, Bogor - Tulungagung.
Contoh yang lain adalah dulu untuk menjaga kualitas masakan masakan utama, asisten hanya membantu menyiapkan bumbunya dan saya yang harus turun tangan sendiri mengolahnya. Ternyata dengan adanya ukuran standar bumbu yang pasti dan training yg kontinu, hal ini bisa diatasi. Buktinya sekarang untuk pesanan rutin (tumpeng dan nasi box) saya sudah jarang turun tangan , kecuali untuk masakan yg jenisnya baru , tentu saja saya masih harus turun tangan.
Bahkan untuk mengatur stock persediaan pun saat ini sudah bisa saya delegasikan ke para asisten. Jadi setiap hari saya hanya update pesanan selama seminggu dan mereka akan menjalan kan fungsinya, salah seorang akan secara otomatis mengecek persediaan semua bahan dan mencatat, secara estafet akan lari ke bagian pembelian. Selesai belanja pun otomatis si pencatat bahan mengecek hasil belanja, apa ada yg sesuai atau tidak . Dan apabila sudah sesuai semua mereka tinggal atur waktu saja, apa yg mesti dimasak kapan. Kapan garnis harus dibuat, tugasnya siapa harus menyiapkan apa. Sudah ada definisinya, sudah ada SOP nya, mereka tinggal mudah mengikuti sistem. Saat ini pegawai catering saya ada 3 orang + 1 orang yg tugasnya mengasuk anak dan bantu-bantu hias tumpeng or kl dibutuhkan sekali bisa menjadi waitressnya catering buffet. Dan masing masing sudah berjalan diatas relnya tinggal mengontrolnya.
4. Manajemen Keuangan - belum akan saya bahas, karena manajemen keuangan saya masih campur aduk. One day pasti akan saya ulas.
Ups jangan dikira udah sekelas catering besar dan terkenal lho ya....enggak masih jauuuuuh. Ini masih usaha gurem. Cuma bedanya kl dulu setahun yg lalu usahanya masih gureeeeem banget, kl ini sudah mulai mikro. Alhamdulillah, ini tidak terlepas dari rahmat allah semata.
Wah enak ya sekarang usahanya dah maju....weits jangan salah madam....ini sudah banyak sekali dukanya dan pengorbanannya, sudah mengorbankan segalanya kecuali harga diri.
Waktu buat anak anak saya (suami kebetulan sedang tugas di Pekalongan, jadi sama sama dong..seri), perhatian untuk anak anak saya dan suami amat jauh tersita, operhatian untuk orang tua, perhatian untuk para asisten, apalagi waktu buat saya sendiri just sekedar bersenang senang or mengerjakan hobi saya nongkrongin anggrek, apalagiiiiiiiiiiiiii buat membina pertemanan, apalagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii mantain persahabatan. Semuanya bersaing dg usaha mikro yang terlanjur melekat erat layaknya gurita di benak saya. Jadi saya minta maaf atas sikap saya seolah tidak menjaga pertemanan. Mohon maaf sekali.
Semua hampir acuh dengan saya, anak-anak pun tidak merasa kehilangan saya meskipun dari pagi sampai malam dan pagi lagi jarang bertemu saya, suami, sahabat, teman-teman didunia nyata dan maya, tetangga dan bahkan sang anggrek pun enggan pamer penampilan terbaiknya dengan saya. Semua pelit dengan saya,karena saya sudah pelit perhatian dengan mereka. Yah...itu sesuatu yg amat mahal yg saya harus saya bayar untuk menebusnya.
Bahkan bukan itu saya, terkadang saya harus menggadaikan waktu bermain Alya dan Asha demi usaha ini. Seringkali saat saya dan para asisten sibuk berkejaran dengan waktu delivery yg mepet dan jumlah sumberdaya yang amat terbatas, saya memaksa Alya yg sekarang usianya menginjak 7.5 th untuk turut bertanggungjawab menjaga sang adik - Asha yg notabene sedang susah susahnya diatur. Bahkan pernah suatu waktu krn pesanan catering buffet dan hampir terlambat, saya harus mengantarkan masakan yg tidak terangkut di mobil I, saya berjudi keselamatan 2 anak saya dg menyetir sendiri dan mengebut di jalan tol dan bahkan Alya yg harus menjawab telepon dari customer yg sudah mulai panik . Bahkan terkadang jadwal makan dan jadwal belajar mereka pun terbengkalai karena saya. Sedih bukan main kadang kalau ingat itu semua.
Tapi allah itu adil , alhamdulillah anak anak sehat, pintar dan tumbuh dan berkembang dengan baik meskipun pengasuhan saya betul betul alakadarnya. Alhamdulillah Alya masih bisa mengikuti pelajaran dengan baik meskipun sehari hari saya tidak ada disampingnya saat mengerjakan PR dan bahkan ujianpun, terbukti dari nilai ulangan tengah semester ini pun hampir semua nilainya 10.
Sempat beberapakali saya sedih campur geli , saat Alya harus mengerjakan PR nya yg kadang sudah mulai susah. Seperti tempo hari Alya kebingungan krn ada PR yg harus dikerjakan yang bunyi pertanyaannya , " Apakah alat kelamin betina pada tumbuhan? Alya sudah berusaha sms saya tp saya sedang sibuk dikantor dan tidak menggubris smsnya. Alya sibuk bertanya sama bibi , sama teh Ai, sama mbak mia dan sama om piyu pun, mereka bukannya membantu Alya tetapi malah cekikikan. Ironis memang.
Bahkan karena sekarang pelajaran matematika dalam bahasa inggris, praktis orang rumah tak ada satupun yang sanggup membantu Alya mengerjakan PR . Untungnya Alya termasuk audio learner yg handal. Semua penjelasan bu guru di sekolah diserap dengan baik. Jadi pagi saat sarapan tinggal saya guide sedikit Alya sudah lancar dan bisa mengerjakan ujian dengan baik.
Begitu pula Asha, tak ada hambatan yang berarti dalam perkembangannya. Kecuali egosentrisnya yg amat dominan yg saat ini sudah mulai surut. Rasa percaya dirinya amat tinggi, berani menyapa teman-temannya yg rata rata usianya terpaut 2 tahun diatasnya dan pintar bergaul. Asha termasuk anak yg supel meskipun agak dominan. Dalam bergaul dg teman temannya yg minimial 2 th lebih tua, dia amat sangat dominan dan berani. Motoriknya pun juga gak kalah pesat, sudah biasa jungkir balik, jatuh bangung dan panjat memanjat, apalgi bersepeda yg lebih besar...sudah oke banget. Hanya syukur pada allah , dengan segala keterbatasan saya masih diberi nikmat dan kemudahan.
Dalam usaha ini pun bukan sekali dua kali saya tertimpa masalah ataupun rugi. Alhamdulillah oleh Allah , usaha saya ini masih dijauhkan dari penipuan oleh orang lain. Banyak hal yg harus saya benahi dan saya pelajari. bukan sekali dua kali saya haru bersitegang dengan customer. Tapi semua itu harus dilihat dari sudut pandang dan tekad bulat bahwa kita harus berteguh hati untuk selalu menjadi yang lebih baik. Selalu melayani customer dengan baik, yang lalu biarlah berlalu dan menjadi pelajaran berharga dan mahal buat saya. Insyaallah setiap kesalahan saya , saya akan berusaha terus memperbaiki diri terus dan terus dan menjadi yg lebih baik. Itu saja moto saya. Insyaallah dengan niat baik, Allah pasti akan memudahkan segala urusan kita . Amien.
Mudah - mudahan sharing saya ini bisa menjadi inspirasi dan penyemangat buat teman teman yg sedang merintis dalam usaha apapun. Jangan pernah menyerah, ilmu untuk berwiraswasta ini tidak akan didapat dari manapun kecuali kita yang mengalaminya sendiri. Insyallah dengan semakin banyak dicoba, tekad kita akan semakin tegar dan menjadi pemenang dalam beratnya usaha dijaman sekarang.
Satu kata-kata mutiara yg selalu saya pegang teguh " Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi orang yang tidak pernah menyerah".
Keep On Fighting.
Wednesday, February 24, 2010
Bantuan Untuk Muadz - Penderita Kelainan Jantung
Dana yang dibutuhkan cukup besar sekitar Rp. 150 Juta, ini saya copy dr email mbak Rani ke saya :
Kebetulan rekening yang ada di saya untuk sumbangan dr UK. Daripada Luky repot transfer ke London mending langsung ke Iseu. Alhamdulillah, dari email Luky saya juga jadi keingetan untuk minta no rek Indonesia ke Iseu :) Thanks banget nih.
Please do, matur nuwun banget kalau Luky bisa meneruskan info mengenai Iseu ini ke yayasan atau mungkin teman dekat Luky yang sekiranya bisa membantu.
Putera Iseu belum bisa dioperasi sampai ada jaminan Rp 70 juta unt operasi pertama itu
Jadi seandainya ada teman – teman yang ingin membantu , monggo silahkan, bisa berbentuk apapun :
1. Info mengenai nama & alamat & no. telepon yayasan yang bisa membantu operasi Muadz, Stasiun TV or etc.
2. Dana dalam bentuk tunai, supaya operasi I nya bisa segera dilakukan . Berapapun jumlahnya akan sangat kami hargai.
4. Meneruskan email dari mbak iseu ke pihak lain jika berkenan, ada baiknya diberi pendahuluan supaya tidak dikira spam or fraud
Bantuan bisa disalurkan melalui :
1. Saya – Luky Ekowati / Email :Luky.Ekowati@pioneer.com/ HP 0812 885 9633 YM ID : Luky_Ekowati , silahkan sms or email or ym seandainya ingin membantu dlm bentuk dana tunai ataupun informasi.
Untuk tahap I akan saya kirimkan ke mbak Iseu per tanggal 5 Maret 2010. Tetapi penyaluran bantuan tetap akan kami terima.
Per hari ini sudah terkumpul di saya Rp. 1.000.000 (Akan saya update terus perolehan dananya). Terimakasih buat yang sudah memberi bantuan. Semoga allah membalas dengan kebaikan yang berlipat lipat. Amien ya robbal alamlin.
2. Mbak Iseu langsung : aisyah24@gmail.com / HP 081394079448.
An. Marhaban
Bank Muamalat Indonesia
No. Rek. 1012746322
Mohon dimaafkan jika kurang berkenan dengan adanya email ini.
Salam
Luky Ekowati
Berikut saya copy kan email dr Mbak Iseu.
Assalamualaikum,
Namaku Muad'z Jamaluddin Hamid, umurku sebentar lagi 2 tahun, tepatnya Maret ini. Nama Abiku Marhaban Syaiful Hamid dan Umiku Iseu Siti Aisyah. Kecil-kecil gini aku udah punya adik namanya Muhammad Athian Hamid (9 bulan).
Kata Umiku dari sejak lahir aku didiagnosa tetraloggy fallot (kelainan jantung bawaan), ah gak tau apa artinya.......Kata dokter ada empat kelainan, penyempitan pembuluh darah ke paru-paru, bocor, harusnya dua pintu ini malah satu pintu sama jantungnya bengkak.
Gak tau deh istilah kedokterannya banyak, ada PDA, VSD de.. el..el. Aku sih gak mau dipusingkan dengan istilahnya, yang jelas yang aku rasakan dada terasa sesak, kayak habis lari, itu tiap hari. Yang paling gak enak kalo lagi batuk ama flu, dada ini terasa sesak sekali, sampai kulitku terlihat hitam dan kuku-kukuku sama bibirku hitam. Makin keliatan lagi kalo lagi nangis. Umiku selalu ngingetin aku jangan suka nangis, soalnya kalo nangis jadi lemes. Tapi gimana yah kerjaanku nangis melulu.
Ah, seharusnya aku sudah jalan seperti yang lainnya. Berat badanku juga terus merosot, aku susah makan. Bukan aku gak mau, kalo makan suka batuk-batuk trus muntah.
Wassalamualaikum,


