Tuesday, September 2, 2014

Gado Gado

Gak mengulas sama sekali dan gak bermaksud membicarakan makanan yg bernama Gado - Gado. Hanya menulis gado-gado yang ada dihati saya. Banyak hal yg ingin ditulis, banyak hal yang ingin diceritakan. Sayangnya antara kemauan, tubuh dan jari jemari rupayanya gak singkron. Lebih banyak mengantuk dan tidur dibandingkan terjaga dan menulis Alhamdulillah , Allah selalu memberi kesehatan , rizky dan kebahagiaan untuk kami sekeluarga. Alhamdulillah kami diberi kesempatan untuk berkumpul dengan full team sejak lebaran tahun 2013. Yup.... papanya anak anak ditugaskan semantara di Jabotabek. Finnaly Aqeela cukup merasakan hangatnya kasih sayang seorang ayah penuhhhh. Karena sejak lahir Aqeela selalu berjauhan dengan papanya. Anak anak pun perkembangannya cukup menggembirakan, Alya sekarang sudah duduk di kelas VI SD. Untuk urusan belajar, semoga Alya mampu mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik. Mengingat sebentar lagi Ujian Nasional, saya sempat menawarkan alya untuk mengikuti Bimbingan Belajar. Tetapi sekali lagi Alya tetap menolak untuk mengikuti les, dengan alasan cukup mampu menguasai materi pelajaran kelas VI. Saya menyerah untuk berbesar hati , memberikan hak alya untuk mengambil keputusan. Hanya saja saya berpesan , supaya alya mempersiapkan UN nya dengan baik tentunya segala usaha harus dicurahkan dan berharap nilainya pun bagus. Amien. Asha si nomer dua pun tidak kalah menggembirakan, rasa khawatir saya tidak beralasan yg mengkhawatirkan kemampuan bersoasialisasi Asha di SD. Alhamdulillah Asha sangat bersemangat bersekolah dan mengikuti seluruh pelajaran. Setiap hari tanpa diingatkan pun rajin belajar dan juga mengaji al quran. Subhanalllah. Dan karakternya pun semakin keluar, berani dan pantang menyerah. good Job Aisha Nisrina Nadia. Aqeela Shafira Rania yang akrab disapa Aqeela pun tak kalah menggemaskan, selain kesukaannya dalam hal menyanyi dan menari, akhir akhir ini Aqeela gemar belajar. Belajar menulis angka dan huruf dan juga gambar bangung datar sepert lingkaran dan persegi panjang pun sudah rajin dilakukan.

Thursday, February 20, 2014

Sepenggal Cerita Anak Anak

Fiuuuhhh rasanya berat banget ya nulis di blog itu ternyata - karena terlalu lama tidak terasah. Jadi berasa kayak orang baru belajar jalan lagi setelah tersadar dari koma. Nulisnya tertatih - tatih. Respon syaraf syarafnya sudah tidak setajam sewaktu dulu masih sering tulis menulis mencurahkan perasaan di blog. Anak anak alhamdulillah sehat, Alya sudah hampir tumbuh menjadi ABG sudah kelas V SD. Perkembangan akademisnya cukup menggembirakan dan membuat hati saya tenang karena terlihat Alya mampu menyerap ilmu yg diajarkan disekolah. Nilainya cukup memuaskan. Kebetulan Alya enjoy mempelajari bahasa inggris - jadilah Alya saat ini kursus bahasa Inggris di TBI Bogor. Hasil kenaikang tingkatnya pun excellent. Alhamdulillah. Selain itu Alya juga saya dorong untuk mampu menguasai salah satu ketrampilan. Apapun itu. Setelah dengan berbagai pertimbangan Alya mencoba les Piano di Kurus Musik di komplek dekat rumah . Alhamdulillah Enjoy. Jujur saja meskipun Alya sudah berumur hampir 11 Tahun. Saya merasa tetap meraba raba dalam mendidik Alya khususnya dan anak anak pada umumnya. Perasaan saya, saya kurang begitu yakin apakah cara saya mendidik Alya apakah sudah betul. Berbagai hal berkecamuk di benak saya, mulai dari apakah betul alya nyaman dengan teman temannya saat ini, apakah betul Alya mempu bergaul dengan cara positif dengan teman- temannya, apakah betul pendidikan sekolah ditempat Alya sekarang sudah tepat dan cocok buat Alya. Apakah saya bisa memprotect Alya untuk selalu bisa menjaga diri, tdk terlibat dengan segala kenakalan anak jaman sekarang mulai dari sex bebas , narkoba dan segala yg buruk buruk. Tapi ada satu hal yg insyaallah saya bangga dengan Alya, Alya sudah mempunya responsibility dan berdedikasi untuk keluarganya. Saya bangga dengan Alya, dikala tidak ada pengasuh sama sekali, Alya mampu membantu saya untuk mengurus kedua adeknya, Alya mampu menggantikan saya memandikan Asha dan Qeela, Alya mampu meninabobokan aqeela. So sweet girl ever. Asha si nomer dua, jujur saya bangga sekali dengan Asha. Dulu Asha sempat terlihat selalu berada dibawah bayang bayang Alya sang kakak . Tetapi alhamdulillah setelah 1 1/2 tahun bersekolah dan bersosialisasi di TK Al Azhar, Asha mulai terlihat bersinar, dari yang tidak berani bicara sama sekali dan mulai jadi pemberani, terlihat sebagai pribadi yg selalu bersemangat untuk belajar baik belajar baca Tulis, Berhitung dan iqro. Asha sangat tekun dalam hal belajar. Bahkan saya jarang sekali mengingatkan asha untuk belajar. Jadi saya betul betul tidak melakukan extra effort buat asha untuk berhasil lancar membaca di usia 6 Tahun dan sudah rajin membaca cerita , sudah sampe iqro 5 diusia 6 tahun dan saat ini Asha sangat berminat sekali untuk les Piano seperti kakak Alya. Untuk responsibility pun saya bangga sama asha, asha sudah bisa mandi sendiri dan bahkan saat tidak ada mbak pengasuh sama sekali, asha selalu rajin mencuci piring bekasa makannya dan membantu kak alya mengurus qeela. Dan yang bikin saya takjub, dulu asha adalah si tomboy....very tomboy dalam hal penampilan . Tapi sekarang....duhhh dia rasanya putri saya yg paling ayuu. Bangga bangettt rasanya melihat Asha. Aqeeela si bontot, kalo untuk putri bontot saya jangan tanyakan, super duper manja. Aqeela lahir disaat kakak kakaknya sedang tumbuh berkembang. Rasanya seperti dapat bonus, lancara bicara dan menyanyi disaat usia 1 1/2 tahun , mandiri sekali dan paling tahan banting, semua ketrampilan yg diperolehnya berasal dari memperhatikan kakak kakaknya. Untungnya kakak alya dan asha mampu menjadi role model buat Aqeela. Aqeela ini kesayangan mbah kakung Tulungagung. Mbah kakung selalu takjub melihat aqeela yang sangattt mandiri dan bersemangat tinggi dan terlihat sekali Aqeela tahan banting. She is always be my baby.......

Monday, October 3, 2011

Menu Pesanan Buffet Rumah/Kantor

Lucky Catering melayani pesanan untuk Lunch Buffet/Prasmanan untuk acara arisan, reuni, akad nikah dsb. Untuk Pemesanan Catering silahkan hubungi Sdri Luky - 0812 885 9633.


Minimal : 50 Porsi

Menu tidak Mengikat dan dapat diubah sesuai selera

Sudah termasuk service dan peralatan

Melayani Jabotabek Area


TYPE - TYPE LUNCH BUFFET :


Tipe A. Type B. Type C.

@Rp. 45.000/Pax @Rp. 50.000/Pax @ Rp. 55.000/Pax


Sup Kimlo Asinan Segar/Salad Asinan Segar/Salad

Nasi Putih Nasi Putih Nasi Putih

Ayam Bakar Bumbu Rujak Sup Ayam Jagung Sup Cream

Oseng Mercon Daging Bistik Daging Gindara Bakar Saus Lemon

Ca Jagung Muda Cabe Ijo Udang Asam Manis Sapi Lada Hitam

Krupuk Sambal Ca Kaylan Baso Ayam Ca Brokoli

Aqua Sambal Krupuk Cap Cay Goreng

Buah Aqua Sambal Krupuk

Puding Buah Aqua

Puding Buah

Puding



Menu - Menu Masakan


Aneka Makanan Pembuka & Sup :

Asinan Buah

Salad Campur

Sup Kimlo

Sup Krim Ayam Jamur)
Sup Jagung

Soto Ayam

Sup Sosis


Aneka Lauk Ayam :

Ayam Bakar Bumbu Rujak

Ayam Bakar Klaten

Ayam Goreng Kalasan

Ayam Goreng Lengkuas

Ayam Goreng Kremes

Ayam Rica

Ayam Woku

Ayam Kare

Bistik Ayam

Chicken Katsu

Ayam Cabe Ijo

Opor Ayam

Ayam Betutu

Ayam Suir Pedas



Aneka Lauk Daging :

Daging Tinoransak (Sapi)

Bistik Daging

Bistik Lidah

Daging Cabe Ijo

Lidah Cabe Ijo

Oseng Mercon Daging

Dendeng Balado

Rendang Daging

Empal Gepuk

Sapi Lada Hitam

Krengsengan Daging

Gulai Kambing

Tongseng Kambing

Sambel Goreng Ati

Sambel Goreng Kreni (Daging Giling)
Sambel Goreng Telur Puyuh

Sate Sapi Manis

Soto Bandung (Bening)

Soto Betawi

Sop Iga


Aneka Lauk Ikan :

Ikan Cakalang Suir Pedas

Gindara Bakar Saus Lemon

Pesmol Ikan Mas/Mukaer

Kakap Asam Manis

Gurame Asam Manis

Kakap Acar Kuning

Ikan woku (tengiri, kakap, ikan mas)

Udang Asam Manis

Udagn Goreng Mentega

Cumi Asam Manis

Cumi Masak Pedas

Ikan Tude Bakar Sambal Rica

Gulai Ikan tengiri

Aneka Sayur :

Cah Jagung Muda Cabe Ijo

Cah Sosis Cabe Ijo

Cah Buncis Daging Giling

Cap Cay

Cap Cay Goreng

Cah Cuciwis

Cah Brokoli Ayam

Cah Sawi Tahu Sutra

Cah Baby Kaelan

Cah Soun Buncis

Mi goreng Ayam

Bihun Goreng Ayam

Aneka Gubugan/Stall :

Nasi Bogana

Nasi Bakar

Nasi Liwet

Nasi Krawu

Nasi Gudeg

Siomay

Soto Mie

Mie Baso

Mie Ayam

Mie Kocok

Pempek

Tekwan

Sate Ayam

Sate Kambing

Dimsum

Zuppa Soup

Makaroni Panggang

Spageti

Panekuk

Friday, August 12, 2011

Aqeela (One Month Old)

Baby girl yg satu ini super duper beratnya...2 minggu   setelah dilahirkan beratnya sudah mencapai 4.7 Kg.  1 minggu setelah lahir kami aqiqah untuk Aqeela yaitu tanggal  20 Mei 2011.  Berhubung mamio sudah gape masak gulai kambing dan sate, kami  olah sendiri dan mengundang bapak-bapak tetangga rumah + santri kaum. Masih rezeki Aqeela, saya dapat kambing yang buesarrr banget en  agak murah, ini karena kebaikan hati  om Zulham yang memang berternak domba dan kambing Aqiqah.  Dapet diskon khusus katanya.   Ada mbah uti dan mbak kakung Tulungagung saat acara Aqiqah, ada papio yg masih cuti, sayangnya kakek Subang  gak bisa dateng, sudah sakit agak parah waktu itu.

Jadi sewaktu  umurnya  Cilla 1 bulan beratnya 6.2 Kg.  Wow.......naik  lebih dari 2 Kg dalam 1 bulan pertama.  Pantesan PD mamio sama sekali gak bengkak..cuma penuh kl dah lebih dari 1 jam tidak tersalurkan.

Dan beratnya aqeela berbanding terbalik dengan berat mamio, berat saya turun drastis.  Selain karena keseringan menggendong beban 4 Kg lebih, juga karena pesanan catering saya lg full.  Hampir tiap hari saya gak pernah istirahat.  Apalagi pesanan Aqiqah di Lucky Catering  (http://www.kedaikitacatering.blogspot.com/) saat ini terus menerus.  Dalam 1 bulan bisa mengerjakan 4 ekor kambing aqiqah.  Dan yang bikin saya makin kurus, asisten kepercayaan saya , saya PHK.  Secara skill O.K banget, masalahnya adalah si ART sudah tidak fokus dg pekerjaannya. Fokusnya di pacaran, halah....mendingan gak usah ada yg  bantu lah drpd ada apa apa. Semua tk sayur dipacari, tk martabak juga, tk nasi goreng...entah tukang apalagi  apalagi.

Jadi saat  Cilla umur 1 bulan berat saya tinggal 65 kg...(buat orang lain gendutt kan...tp buat saya sudah turun 13 Kg dr sebelum hamil).

Alhamdulillah Cilla sehat...enduuuutttttt banget..pahanya gueddeee lebih dari kayak paha ayam....hehhehehe.  Asal kenyang tidur, bangun , nenen..tidur lagi.. wihhhhh baru kali ini  ni punya anak gak begadang selama bulan bulan pertama.   Mungkin krn gendut, kenyang...enak banget deh kl liat si Cilla bobo......

Rambutnya jabrikkkkkk banget...lom sempet dicukur.  Mamio sibuk berat, papio kl pulang cuma 3 hari dirumah.  Tp sewaktu mbah uti sampai di Tulungagung, sepulang nengokin aqeela tiba tiba ada nenek nenek dateng kerumah mbah uti, trus tiba tiba ngucap katanya cucunya yang baru lahir  bawa rezeki banyakkk buat orang tuanya, tangannya bawa rezeki.  Ya mbah uti cerita ke saya  via telepon sambil berdoa semoga doa nenek-nenek tadi benar adanya.

Dan percaya gak percaya, di tangan kanan aqeela ada tanda lahir  (lebih mirip tahi lalat tp gak nimbul) .  Dan awalnya gak terlihat...mulai terlihat sejak aqeela umur 2 bulanan lah.

Tapi memang sih alhamdulillah sejak aqeela lahir.....pesanan  catering alhamdulillah luancar banget, sampe badan saya remek rasanya, biasanya seminggu 4 kali ini bener bener full  dalam 1 minggu, lebih lah  dari bulan bulan sebelumnya... Tau kayaknya kl dia keluarnya caesar jd maknya BU..hahahhahahhahaha. 


Friday, July 15, 2011

Aqeela Shafira Rani ( 5 days old)

Foto Aqeela umur 5 hari  sewaktu menjelang kepulangan kami dari Rumah Sakit.  Alhamdulillah sepulang dari RS, Qeela sehat, kadar bilirubinnya rendah, sesampainya dirumah pun proses menyusui pun lancar.  Semoga sehat terus ya nak....





Friday, May 27, 2011

Assalamualaikum Aqeela Shafira Rania

Alhamdulillah
Allahuakbar-Allahuakbar-Allahuakbar

Telah lahir putri ke-3 kami - AQEELA SHAFIRA RANIA dengan berat 3.970 gram dan panjang 51 cm  pada tanggl 12 Mei 2011 di RS Hermina Bogor pada pukul 11.43, dilahirkan dengan  Sectio Caesaria karena Oligohidramnion berat.

Sampai usianya yang ke 14 hari , putri kami dalam kondisi sehat walafiat  dengan berat saat ini  4.7 Kg dan  alhamdulillah saya bisa memberikan Asi Exclusive buat putri cantik kami ini.  

Doa kami semoga Aqeela tumbuh menjadi putri  selalu diberi kesehatan, keselamatan oleh Allah SWT dan kelak tumbuh menjadi putri yang shaleha dan berhati mulia. Amien.

Kami yang amat sangat berbahagia
Papio-Mamio- Kakak Alya - Kakak Asha

Wednesday, May 4, 2011

Kakak Asha

Yah...mulai 2 bulan terakhir ini , kakak Asha sudah mulai belajar menerima rencana kehadiran adeknya.  She start to act  as a big sister right now. 

Jujur Asha baru berhenti nenen ya 2 bulan  terakhir ini.   Sebelumnya lanjuttt terussssss tiap malem. Sayapun begitu juga addicted sama persis kayak Asha .  Jurus awal  menyetop ASI asha, dengan mengatakan sejujurnya tentang rencana adanya adek baru dan adek baru lebih membutukan ASI dibanding Asha malah memperparah sibling rivalvry Asha kek calon adeknya. Memandangi perut saya dengan tatapan aneh dan tidak suka. Beda sekali sama kakak Alya yang setiap pergi kesekolah pun pamitan sama adek perut , mengatakan dada, assalamualaikum dan menciumi perut saya.

Trus cara paling manjur adalah mengiming imingi asha dengan gula gula.. yah beneran. Saya iming imingi asha dengan gula gula dan mengatakan adek bayi gak usah dikasih, yang dikasih kakak alya dan asha saja. And it work well......

Dan sekarang sekarang, alhamdulillah sedikit demi sedikit Asha sudah mulai menerima dengan senang hati kehadiran calon adeknya.  " Kakak Asha sayang banget sama adek perut". Wow...bahkan dia sekarang membiasakan diri menyebut namanya "kakak Assha". Kami yg terbiasa memanggil nya adek, suka dibenerin sama Asha...."bukan adek...tetapi Kakak Asha".

39 Weeks

Woaaaa tau tau dah 39 minggu ya.....
Kehamilan kali ini memang agak unique, maknya bubba super duper cuekkkkk. Mudah mudahan bayinya sehat sehat aja ya nak didalem sana. Semoga terpenuhi semua gizimu.

Rabu minggu lalu, menurut dr. Husein Sutakaria SPOG, berat bubba sudah mencapai 3.1 kg..walah kok besar banget sih nak.........Semoga kamu sehat sehat saja ya. Mamio, papio, kakak Alya dan Kakak Asha sudah kangen bangett pengen ketemu kamu didunia.

Kembali terulang ingatan 3.5 th yang lalu....detik detik menjelang kelahiran asha....feeling blue banget. Entah kenapa selalu seperti itu. Dulu  menjelang kelahiran alya  feeling blue...trus pengen banget tiap saat ngedekepin alya. Sekarang terulang lagi, feeling blue bangetttttttt pengeeeeen dekep alya - asha, ngliatin alya - asha saat tidur.  Duhhhhh ...

Semoga kelahiran kali ini diberi kelancaran sama allah, diberi kemudahan, diberi kesehatan dan keselamatan sama Allah SWT. Amieeeen.

KASKUSER

Sebenernya sudah lama saya tau mengenai Kaskus ini, cuma karena gak kenal maka gak sayang. Iya kan?  Jadi krn sedang googling nyari sesuatu , saya jd sering kesangkut di homepagenya si Kaskus ini.   Lama lama jadi familiar sama Kaskus ini termasuk gaya bahasa yg digunakan oleh para kaskuser di forum.  Dan akhirnya saya sempat bertransaksi via kaskus dan mendapatkan barang : Breast pump & mesin cuci front loading. Lumayaaaaan deh.

Puncaknya beberapa waktu yang lalu, karena akan hadir anggota baru dikeluarga kami,  terpaksa saya harus menggeser  posisi tidur Alya dan Asha yang biasanya tidurnya bareng dengan saya didalam satu kamar. Syaratnya Alya Asha  bersedia digeser oleh kedudukan sang calon adek dengan catatan dibelikan bed baru.  Karena bulan mei ini due date kelahiran sang bayi, Bed baru pun harus dibeli sekarang. Efeknya, rumah saya yg super duper mungil ini gak bisa menampung  bed lama yg  sudah tidak terpakai.  Rencananya memang akan sedikit renovasi untuk nambah kamar, tapi renovasi masih 2 bulan lagi.

Alhasil ada beberapa barang barang berukuran serba besar yang  numpuk gak karuan dirumah saya, dan menjadi berantakan, karena belum punya gudang.  Terpikir untuk spring cleaning dg  cara dijual . Akhirnya menghubungi penjual barang bekas. Dan ketebak dong, pemborong barang bekas klas wahid adalah etnis madura. Tapi seperti dugaan saya, paling sakittt hati kl jual  beli barang bekas sama si penjual etnis satu ini .  Ketebak deh, belinya muraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah banget....super duper dah murahnya. Dan dijual lagi dg harga normal (baca : jauh lebih tinggi dibanding harga belinya ). 

Benar dugaan saya, ranjang kayu sungkai 2 in 1 + Mesin Cuci rusak + Rak tv kaca + Sepeda 4 biji - memang sepeda kondisinya dah jelek sih krn gak ada tempat sisa punya asha 1 th, alya 3  th , Alya 5 th  dan bekas sepeda saya teronggok dibawah pohon mangga, keujanan dah 1- 2 th ini hanya dihargai 100 ribu oleh penawar I,  dan 200 ribu oleh penawar kedua (semuanya etnis madura).   Dan yang diincer hanya ranjang sungkai kayuny saja.  Yang lainnya tidak diperhitungkan.    Daripada cuma 100 ribu  rasanya gak ikhlas. Gak saya lepas.

Akhirnya iseng saya masukkan ke kaskus  tanpa disertai foto en gambar karena iseng dan gak niat, dan postingnya pun satu satu (jual satuan). Hasilnya dalam 2 hari ini sudah terjual sepeda = 150 ribu + Mesin cuci  150 rb = 300 ribu oleh orang yang berbeda,  padahal ranjang kayu  dan rak tv kaca yg kondisiny malah masih 80% belum terjual sudah jauuuuh diatas penawaran si pembeli madura. Thankssssss to Kaskus.  I love it.. Ternyata kaskus ini tenar bangetttt makanya dagangan disini cepat laku kali ya...

Dibalik itu saya  geli juga waktu menawarkan dikaskus. Gaya bahasa dikaskus ini memang khas kaskuser. Jadi saya pun saat posting pun menggunakan bahasa bahasa seperti kaskuser yang lain.   Dan lucunya saat ada  beberapa "agan-agan" yang tertarik menghubungi saya via sms. tentunya dengan menggunakan bahasa kaskuser tersebut....rasanya saya seperti diplanet lain...hahahahaha.

Silahkan dicoba menjadi anggota kaskus dan berjualan di Kaskus...setau saya free, soalnya saya punya account free. Boleh juga kali nawarin tumpeng dan catering via kaskus...hehehehhe.

Monday, April 18, 2011

True Labor VS Braxton Hicks

True Labor vs. Braxton Hicks
Braxton Hicks True Labor
Contractions don't get closer together. Contractions do get closer together.
Contractions don't get stronger. Contractions do get stronger.
Contractions tend to be felt only in the front. Contractions tend to be felt all over.
Contractions don't last longer. Contractions do last longer.
Walking has no effect on the contractions. Walking makes the contractions stronger.
Cervix doesn't change with contractions. Cervix opens and thins with contractions

Terus terang pengalaman anak ke-3 ini agak agak bikin berdebar debar. Sejak usia kehamilan 28 week saya sudah beberapa kali mengalami braxton hicks. Dimana tidak terjadi di kehamilan - kehamilan sebelumnya Mengalaminya pun di minggu minggu akhir kehamilan. Sebetulnya faktornya ada beberapa :

1. Faktor anak ke-3

2. Faktor Usia - usia saya sudah mencapi 35 th - bukan usia yg optimal untuk melahirkan bayi

3. Faktor activity , aktifitas hamil ke-3 saya ini memang boleh dibilang kurang banget istirahat. Selain bekerja 5 hari semingu dari jam 9 - 6/7 Sore dilanjutkan ke pasar untuk berbelanja dan dini hari jam 3 dini hari dalam seminggu 4-5 kali pasti sudah bangun. Itu ditambah selama ini tidak pernah libur di hari sabtu ato minggu. Bahkan di sabtu ato minggu bisa pulang malem tidur malem bangun dinihari dan minggunya ada kegiatan.

Menurutu dsog yg biasa saya kunjungi kuncinya sebetulnya hanyalah istirahat yang cukup, masalahnya ritme tubuh saya sudah tidak terbiasa dengan hidup santai dan tidur cukup. Sungguh bukan hal yang mudah mengistirahatkan tubuh saya sementara otak saya melarang untuk istirahat.

Puncak braxton hicks yang paling kuat saya rasakan sabtu malam kemaren. Luar biasa. Saya sudah hampir memutuskan untuk pergi ke rumahsakit bersalin. Karena terjadi selama hampir 4 jam hilang timbul. Padahal sekarang usia kehamilan baru mencapai 36 weeks.

Bismillahirohmanirohim...semoga kelahirannya kali ini jg cukup waktu. Amin.

Friday, April 8, 2011

Tuesday, February 22, 2011

Hormon Membaca

Sejak kecil saya suka banget baca buku cerita, entah itu sumbernya novel, majalah mingguan maupun majalah untuk orang dewasa dan berbahasa jawa sekalipun (hayo siapa yg masih mengenal majalah berbahasa jawa "Penjebar Semangat dan Jaya baya"). Mungkin karena gak bebas bermain, dan hanya diperbolehkan main di jam jam terntentu saja oleh ibu saya membuat saya hobi banget baca. Dan mungkin ini diturunkan dari ruh kakek dan bapak saya. Saking saya punya penyakit akut dengan membaca cerita, ibu saya melarang saya membaca cerita sebelum tidur, ini pun membuat saya tidak kehilangan akal, percaya atau tidak di bawah kasur saya selalu menyembunyikan beberapa buku cerita ataupun majalah. Dan kelak setelah saya beranak pinak saya baru tahu kalau ternyata ibu saya mengetahui perbuatan saya ini dari cerita beliau.

Sejak lahir sampe SMP saya tinggal dengan kakek dan nenek saya dari pihak bapak. Kakek saya adalah salah satu veteran pejuang 45, dari beliaulah saya menyukai dongeng dan cerita dan membaca , maklumlah namanya jg pensiunan tentara, jadi praktis sehari hari yg beliau lakukan adalah membaca dan bekisah demi membunuh waktu luang.

Dan tempat beliau bisa menumpahkan uneg unegnya atas kisah kisanya ya cucunya yg saat itu seringkali khusyu mendengar cerita cerita beliau bahkan "nagih" untuk minta suatu cerita.. Diantara ke-5 orang cucunya , saya adalah cucu tertua sekaligus cucu yg paling khusyu mendengarkan cerita cerita perjuangan beliau. Bahkan beliau mengisahkan cerita perang saat melawan penjajahan jepang, memakai baju karung goni , digigit kalajengking sampe hampir mati dan mengangkat bedil melawan penjajah dan kisah puncaknya PD II dimana desa saya saat itu hampir dibumihanguskan dan di bom. Dan tentunya seiring bertambahnya umur saya, beliau jg menceritakan jaman revolusi termasuk jaman tahun 1965.

Karena beliau suka wayang kulit, jangan heran kl hal tersebut menular ke saya meskipun sedikit. Jadi sedikit banyak saya tahu cerita pewayangan, dan percaya atau tidak , waktu kecil saya suka nonton wayang kulit meskipun gak sampe tuntas karena tidak kuat menahan kantuk.

Semuanya itu disempurnakan dengan koleksi buku - buku kakek yang jumlahnya 1 lemari 2 pintu. Full isinya buku semua. Dan semuanya pernah saya baca saat saya SD. Mulai dari Biografinya Mouamar Khadafi dan Roosevelt maupun JF Kennedy. Psssttttt saya pernah baca buku yg terselamatkan dari razia tentara dimana orang yg menyimpan buku itu dianggap subversif. Edan.

Saya familiar dengan buku buku politik milik kakek saya dan juga novel novel jaman dulu yg ejaannya pun masih menggunakan ejaan lama. Dimana buku ato novel jaman dulu dicetak diatas kertas yg tebal dan buram. Kelak cita cita saya , saya ingin mengumpulkan seluruh koleksi buku dari kakek saya. Mudah mudahan masih banyak yg masih terselamatkan.

Seluruh pengalaman masa kecil saya itu kelak membuat saya doyan banget baca apa saja. Apa saja, bacaan anak sampe bacaan dewasa, mulai dari novel piciisan maupun biografi .

Padahal sebelumnya semua novel dari yg picisan karya freddy S mapun novel fiksi ilmiah semacam karya michael crichton sepert Congo saya lalap habis.Sampai kelak saya mengalami titik jenuh saat hamil Alya. Saya enggan baca buku sama sekali. Mogok .

Terakhir sekitar 2 th yg lalu saya baca novel "The Name Of The Rose" novel yang berbau historical yg ditulis oleh Umberto Eco. Dan entah kesambet apa tiba tiba akhir - akhir ini saya menyukai membaca novel lagi. "Perempuan Kembang Jepun" awalnya dan kali ini saya kesengsem parah sama tulisan Ayu Utami, meskipun dulu sempat membaca "Saman" tidak sekagum ini dengan Ayu Utami. Karya Ayu Utami berjudul "Bilangan Fu" dan "Manjali & Cakrabirawa "sungguh membuat saya tak melewatkan barang sedetikpun membunuh waktu luang disela sela sepulang kerja, mengerjakan pesanan tumpeng dan mengangar tumpeng serta tentu saja menemani anak anak.

Membaca tulisan Ayu Utami rasanya seperti mengikuti pusaran bahasa sastra yang tiada habisnya. Sungguh pengalaman membaca karya sastra yg padat dan memperluas batas cakrawala bahasa sastra saya.

Perubahan drastis itu tentu saja dibaca dengan jeli oleh Alya dan Asha. Kalau Asha hanya sekedar suka membawa novel novel tebal dan sesekali membukanya dan sekedar tahu ini milik mama. Sedangkan Alya sudah mulai tergelitik apa gerangan yg membuat sang mama jd autis dan ditemani buku dimanapun berada.

"HAH...monster-monster, Tuyul, Kubur Kosong, Hantu Cekik....mam..ini buku apa sih yang mama baca??" ucapnya sambil bergidik diantara keingintahuan dan kengerian.

"Psstttt...suatu saat kalo sudah besar, Alya boleh baca novel novel mama" ujar saya seraya tersenyum penuh arti ke Alya.

Hormon turunan kakek saya ini rupanya mengalir ke darah Alya dan Asha. Alya yg terakhir kemaren menyukai novel tulisan ringan kecil kecil punya karya, sekarang sedang belajar membaca serial 5 sekawan. Jangan ditanya deh minat baca Alya. Bisa gak bergeming kalau sedang membaca cerita.

Sedangkan Asha,jangan salah, dengan segudang koleksi buku sang kakak, 5 buku cerita masih masih kurang buat pengantar tidur Asha di setiap menjelang tidur siang dan malamnya, dan jujur ini dikelukan oleh pengasuh Asha,karena si mbak pengasuh ini yg ketiban sial baca buku cerita anak anak sampe mulutnya capek.

Arrgggggggg rupanya ruh membaca itu sudah mulai mengaliri saya lagi. Bedanya sekarang agak selektif dg jenis bacaannya. Gak semua doyan saya baca, yg berlatar sihir dan vampir tidak termasuk antusias pengen saya baca.

Diujung meja kerja saya terlihat "Ronggeng Dukuh Paruk, Hanzel & Gratel & To Kill a mockingbird yang masih terbungkus plastik " sudah menunggu untuk disantap

Thursday, February 17, 2011

Balada anak tukang catering

Hampir sepanjang minggu sang ibu sibuk berkutat didua tempat yang berbeda , antara di salah satu gedung perkantoran di bilangan cilandak dan malam hari dan weekend berkutat didapur dan sering pula berkeliaran disekitaran pasar dikota Bogor serta mulutnya tak henti henetinya sibuk memberi instruksi ke beberapa anak buahnya laksana komandan Batalyon, sedangkan sang Ayah sedang berjuang meniti karir nun jauh di kota kecil yg beraroma batik dan berjarak hampir 400 Km dari mereka.

Mereka si anak anak berusia hampir 8 tahun dan 3 tahun yang selama ini mencoba memahami kondisi orangtua mereka. Sang ibu sempat merasa takut sang anak merasa terpinggirkan oleh keadaan yang memaksa ini. Dimana disaat saat weekend anak anak lain mendapat jatah bersenang senang dengan berjalan jalan ke mal atau ketempat rekreasi. Sang anak anak burung itu belum tentu menyecap hal yang sama dengan anak anak lain.

Dipagi hari weekend, kadangkala mereka belum mandi dan sekaligus belum sarapan sedikitpun harus melewati pemandangan pagi yang sungguh amat sibuk dan panik. Sang ibu dengan berbagai instruksinya dan para pegawai tergopoh gopoh mengikuti instruksi. Dan kadangkala mereka pun kebagian peran kecil seperti , sang adik yang mampu membantu dengan meletakkan buah jeruk di pojok box carton bersebelahan dengan nasi , kadangkala sang kakak membantu memotong daun srawung dengan menggunakan gunting, kadangkala membantu membalik plastik tahan panas dan memasukkan sayuran dan kadang juga mengisi box dengan ayam bakar. Tentunya dengan wanti wanti dari sang ibu " kalau capek bilang ya, gak usah diterusin ya sayang".

Mereka mengangguk riang dan kemudian tak berapa lama mereka sudah kembali bermain main diteras. Kadang melihat si mbaknya memotong atau mengukir garnish berupa wortel dan loba, dan sesekali mereka turut menancapkan beberapa hiasan garnishh ke Tumpeng.

Direlung sudut sang ibu, terguguk haru. Merasa bersalah, anaknya yg belum genap 5 tahun harus turut membantu sang ibu mengais rezeki dihari libur mereka.

Tapi ternyata semua itu tidak mengurangi keriangan mereka , sambil menunggu pesanan siap diantar, kadangkala sang kakak sudah mampu memandikan adeknya dan sekaligus mendadaninya. Setelah mereka rapi, sambil menunggu mereka bermain main dijalan depan rumah sambil sibuk tertawa dan joget joget dan kadang bermain peran, tentunya dengan pengawasan minim dari kami.Jikalau pesanan ke arah puncak, sepulangnya sang ibu mengajak mereka berkuda di areal wisata gunung mas, kadangkala cukup menelusuk ke beberapa tempat dipuncak yg menyajikan ambience yang berbeda. Kadang cukup memarkirkan kendaraan di resto Cimory sambil menyeruput segelas Bluberry yoghurt shake dan bermain di Play groundnya sudah membuat mereka berlarian dan terdengar gelak tawa mereka.

Jikalau pesanan kearah parung, kami membelokkan kendaraan ke arah kaki gunung salak dan hiking kecil kecilan menyusuri sungai dan menemukan air terrjun curug nangka. Sepanjang menuju curug nangka kami berjalan kaki sesekali berhenti dikarerenakan sang ibu cukup payah dengan membawa calon bayi , berhenti sejenak di saung saung sepanjang curug, sambil melihat monyet monyet melompat dari satu dahan pinus ke dahan yang lain serta menikmati segarnya lereng gunung salak. Pernah pula kami membelok kearah sentul ke arah gunung pancar yang penuh pemandangan hutan pinus yang menawan. Dan kadang jikalau hari masih belum terlalu siang , kami arahkan mobil ke arah kawah ratu disekitaran cidahu.

Sepanjang jalan mereka sungguh riang dan menikmati seluruh acara antar tumpeng sekaligus piknik ini, kadang terbersit rasa khawatir mereka terlalu capek. Tapi justru karena sering tertempa kerasnya keadaan, membuat mereka malah menjadi mandiir , kuat dan tangguh menghadapi tantangan. Amien.

Sang ibu menarik napas lega, dengan segala keterbatasan yang ada, anak-anak mampu menikmati liburan ala kadarnya. Ternyata tak selamanya nasib anak tukang catering harus kehilangan masa kecilnya dan tidak bahagia. Semoga momen - momen ini kelak akan menjadi momen yg indah disaat mereka dewasa kelak.

Hanya sebaris doa ibu untuk putri -putri tercintanya:

"Ya Allah lindungilah putri - putriku ya Allah, bahagiakanlah mereka ya Allah disepanjang hidupnya ya Allah, Mudahkanlah Jalan hidupnya ya Allah, Jadikanlah mereka putri - putri yang sabar, kuat dan sholehah. Amien"

Thursday, December 23, 2010

Melompat-Lompat

Kehamilan kali ini saya jalankan dengan cara cara yg amat ceroboh.   Mulai dari telat memeriksakan kehamilan awal kedokter sampai dengan tidak membatasi aktivitas yg seharusnya dikerjakan seminimal mungkin sebagai ibu yang sedang mengandung, istirahat kurang karena kebanyakan ngerjain pesenan catering.  Untungnya kehamilan kali ini gak serewel kehamilan Alya dan Asha, makan gak terlalu susah, tidak terlalu mual, tidak terlalu mengganggu aktivitas.  Makan apa saja mau, ikan, daging, ayam, buah, sayur tidak masalah.  Bahkan susu pun hayuk aja.

Dannnnn justru hal itu yg membuat saya takabur, masih ikut bowling, kapan hari ikutan tenis meja dikantor, dikantor masih suka berjalan cepet cepet, masih suka gak istirahat, apalagi gak ada tukang masak, saya praktis sering banget begadang. Pantesan berat badan saya cuma bertambah 1 ons dibanding  bulan lalu.   Beberapa temen dekat saya protes, bahkan pak bos saat review kemaren menyinggung aktivitas saya yg kelewatan. Dan meminta saya menjaga kehamilan dengan benar.

Karena mendapat teguran kurang menyenangkan , kemaren sore saya kunjungi lagi dokter husein yg  baik hati dan tidak sombong itu, tentunya untuk memeriksakan kehamilan saya ini sehat gak setelah  seabgregg aktifitas yg agak diluar batas normal.

"Selamat malem bu, gimana hamilnya ...ada keluhan?" sapa dokter gaek itu sambil tersenyum bijak
"Tidak dok, cuma suka agak kenceeeeng deh?" jawab saya....
"Wah....jgn jgn ibu suka nge-mall ya? cecar sang dokter
"Wah enggak dok..tu temen saya dok...yg lg hamil jg yg gak bisa liat pintu mal kebuka ( heheheh ini booong...halo cinnnn ....maksud gue nyindir elu cinnn). Saya mah kebanyakan masak dok" curhat saya.

Saat diUSG, dokter menjelaskan bagian bagian yg nampak di layar monitor..."Semuanya bagus bu,  masuk usia 19 weeks, ini lingkar perut, ini jantung bu, ini tulang  belakangnya, ini lingkar kepala, beratnya sekaragn 330 gr, ini pahanya bu"
Saya melihat sebentuk paha dilayar monitor , tiba tiba dilayar monitor bergerak gerak keatas kebawah layaknya gempa bumi, saya panik, " aduh..dok..kok kayak gitu gambarnya....?"
"Wahhh ini bayinya lagi lompat lompat bu..ya lompat lompat" ujar dokter sambil tertawa tawa geli
"Hah..melompat lompat dok....." masih terheran heran....sementara sisuster ikut senyum senyum liat atraksi bayi dalam perut saya. Memang sih sasat di usg itu saya terasa gerak gerak dikit didalam erut, saya pikir sedang cegukan...ternyata...melompat lompat...
"Laki atau perempuan dok?" tanya saya penasaran
"Wah masih lama terlihatnya bu..sabar ya!" jawab dokter.


Oalah nak.....ibumu ini sampe senyum  senyum terus sampe rumah dan gak sabar pengen cerita sama papamu dan kakak kakakmu nak.  Baru kali ini setelah mengalami kehamilan kedua kakakmu....mama melihat dengan mata kepala sendiri , bayi didalam perut mama melompat lompat layaknya kamu sedang  bersenang senang dan berasa berada di atas trampoline.

Saat saya bercerita dg papanya anak anak
"Masak sih ma.....bisa lompat lompat..?" tanya papa
"Iya mama baru seumur umur setelah 2 kali hamil, baru kl ini liat yg beginian, kalo muter muter or nendang mah  mah sering ya..tp ini melompat lompat sehingga terlihat kedua pahanya naik turun didalam perut saya...sungguh menakjubkan"
"Kira kira sama asha lebih badung mana mam?"
"Hadoh..kayaknya yg ini deh..asha dulu diperut gak seheboh ini..lahirnya aja seperti itu, super duper aktif en ceriwisssssss, apalagi yg ini...didalam perut aja dah pecicilan" ujar saya
"Yang sehat ya nak..didalam perut mama..sabar ya...till we meet on May ya...." kata papa.

Bogor 22 Desember 2010



Addicted to Wirausaha

Beginilah suka dukanya mempunyai usaha sampingan, untuk urusan kocek sih lumayan bikin tersenyum. Gimana gak senyum, dari kanan oke, dari kiri oke, awal bulan akhir bulan tidak menjadi masalah, soalnya kalo dulu itu jadi masalah besar...minus suap menyuap dan korupsi lho ya..... Tapi jangan gembira dulu, kocek yg selalu terisi (lah iya..even akhir bulan pun, adaaaa aja yg transfer...hahahaha transfer bayar makanan lho ya....jgn salah kira) itu disertai dengan pengorbanan baik fisik maupun mental yg gak sedikit.

Masalah saya klise. Saya punya usaha yg bener bener modal dengkul..(gini ni nasib orang yang usaha modal dengkul tp mau maju.....). Minus modal, minus cashflow.  Yang paling kena getahnya dan susah sekali diimprovenya adalah masalah SDM ... Happen en happen again. Yah...dengan hanya mampu membayar sebagian gaji pegawai dibawah UMR, what do you expect. Loyality rendah, kecuali orang berhati malaikat yg mau bekerja dg pressure seperti ini dan dg gaji minim.  Kemampuan, jangan ditanya....masih bagus meet with the standar.....even mereka mampu pun susah sekali menjagai sustainabilitynya.....  Ups en down. Kualitas kerjanyabetul betul  naik turun. Tergantung mood.  Dan satu lagi, mereka itu ternyata berpola pikir yg sangat subsisten. 

Jadi setelah beberapa bulan kemaren saya berada di zona nyaman, asisten komplit, sistem dah jalan, skill training ada efeknya, penjualan bagus....weh..bahkan saya mulai punya target penjualan...  Tapi zona nyaman itu tidak berumur panjang.  Dari 5 asisten , hanya tersisa 2.   Jadi praktis sebulan terakhir ini saya betul betul diuji.

Jangankan urusan anak anak, saya pun acapkali lupa kalo tengah berbadan 2. Kalau tempo hari saya hamil manja banget, sebulan ini saya mesti tidur sejam or dua jam disaat ada pesanan. Padahal rata rata seminggu ada 4 hari yg dah full dg pesanan.  Dan yang menyedihkan saya kadangkala lupa kalau sedang hamil, kadang lupa makan dan yang paling parah lupa kalu lagi hamil. Angkat angkat dandang dan mondar mandir kesana kemari. Kadang saya sempat takut juga disaat sibuk gitu , kok gak ada gerakan gerakan sama sekali dari dalam perut sana.  Bahkan tiba tiba perut saya kencaaaaang sekali rasanya (wedew....jgn sampe konttraksi dulu ya nak, sabar ya sayang , pengen bantuin mama masak ya? ...tapi kamu belum cukup umur sayang....).

Sempet putus asa juga, apa stop dulu ya cateringnya sampe saya menemukan orang yg tepat dan paling tidak sampai bayi saya nanti sudah umur 2 tahun, tapi kok ya sayang sudah separuh jalan masak distop. Bahkan pikiran liar saya sudah mengembara kesana kemari, ingin nyoba peruntungan dengan keinginan untuk nyoba usaha dibidang lain yg tidak ada hubungan sama sekali dengan catering, dan banting stirr dibdang lain  (saat ini sedang saya jajaki, saya pikirkan, saya bolak balik konsepnya) .  Sementara nolak order cateringggg itu susaaaaaah sekali ya ternyata. Pengen rasanya bilang penuh, maaf tidak terima untuk sementara, atau sedang penuh jadwalnya.  Tapi susaaaaah.

Sempet terfikir untuk resign supaya saya bisa fokus catering, tetapi melihat perut saya yg makin hari makin membuncit, saya rasa sekarang bukan saat yg tepat untuk resign.

Ditengah tengah kegundahan saya, ada beberapa komen dari calon customer yg melambungkan semangat saya, ada beberapa calon wirausahawan yg meminta saya share mengenai usaha saya,  (padahal saya jg gak ngerti apa apa tentang usaha ) dan bahkan ada beberapa ajakan dari beberapa investor..(jieehhh bahasanya cinnnn....) yang membuat denyut jiwa wirausaha saya terpacu kembali.  .

Inikah yg namanya addicted....?  Addicted to  wirausaha.

Monday, November 22, 2010

Happy 3rd pregnancy

Jurnal ini mama tulis buat penanda bagaimana perasaan mama saat mengandung anak ke-3 ini.  Jujur mama baru memeriksakan diri ke dokter kandungan jumat lalu.  Masih ke dokter kandungan yg sama dengan saat saya mengandung Alya dan Asha.

Dokter kandungan saya juga cuma tersenyum saat mendengarr jawaban mama kemaren.
" Wah dah lama ya bu..gimana  kabar bayinya" sapa dr. Husein ramah
" Hee..he..he...bayinya dah gede dok, sehat dah hampir 3 tahun" Jawab saya
" Pake kontrasepsi apa bu, dah waktunya punya adek lagi ni...." kata beliau lagi
" Justru itu dok, saya gak pake kontrasepsi, ini hamil anak ke-3 ni....." jawab saya malu malu
" Wah bagus dong bu, mens terakhir kapan bu...." tanya beliau lebih lanjut
" Hmmm , justru itu dok..hmm terakhir mens 3 bulan yang lalu..." jawab saya malu malu...
Ekspresi dokter husein seperti biasa, senyum, dan tenang
" Wah sudah besar ya...oke deh nanti saya periksa"
" Hmm di usia saya hampir 35 gini beresiko tinggi gak ya dok? obesitas lagi" tanya saya
" Enggak dong bu...madona saja hamil umur 40 tahun...." jawab dokter husein masih dg senyum
" Wah madona mah banyak duit dok...treatmennya oke..lah saya..." hehehhe malah curhat

Kemudian dokter husein mempersilahkan untuk diperiksa di bed pemeriksaan, disertai komentar suster..wah ibu cuek banget ya..mentang mentang anak ke-3 .

"Ini bagus bu, Ini kepala, ini badannya , ini kakinya....bagus bu, panjangnya 28 cm, bagus..ini jantungnya, bagus bu beratnya cukup.  Sesuai dg mens terakhir ibu. Jadi duedatenya kemungkinan 15 Mei 2011" terang dokter Husein.
"Perlu usg 3-4 dimensi gak dok?" tanya saya
" Ah nanti saja sekali saja waktu umur kandungannya sudah besar saja. Ini semuanya terlihat baik bu" terang dokter Husein lagi.

Ah.........alhamdulillah meskipun mama  baru memeriksakanmu ke dokter kemaren nak. Alhamdulillah kamu baik baik saja. Ya-ya-ya..mama memang baru periksa kemaren nak. Tapi mama dan papamu sudah menyadari bahwa ada kehidupan diperut mama sejak 2 bulan yang lalu.  Makanya mama meskipun saat itu sudah merasakan morning sickness mama selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan gizi kita berdua. Mama makan makanan yg bergizi, mama gak minum obat obatan sama sekali, meskipun agak susah makan sayur , kadang masih mama paksakan.  Jangan marah ya nak..bukannya ini karena anak ke-3 lantas mama tidak happy.  Sungguh mama bahagia sekali rasanya.  Apalagi saat kemaren melihatmu dilayar monitor, ada kepala tangan dan kaki yg terlihat dengan jelas. Ahh kebahagiaan mama sungguh sungguh gak bisa terlukiskan dengan kata kata.

Bukannya saat ini saya sudah merasa berlebih dari sisi materi yang membuat saya tenang.  Enggak juga, meskiu usaha saya sedikit demi sedikit sudah mulai jalan, tetapi kebutuhan kan ada saja. Tp entahlah saat kehamilan ini saya tidak terlalu merisaukan nanti anak anak harus pindah kamar trus anak anak akan dikamar yg mana dg rumah belum direnovasi seperti ini. Bagaimana nanti pengasuhnya dan sebagainya. Entahlah...saya tidak risau dg biaya  yang akan muncul.  Allah mahakaya, insyallah rezeki ada saja.   Rasanya seperti air mengalir di sungai yang tenang.

Rasanya seperti berkah diberi perasaan seperti perasaan  agak nyaman diantara badan saya yg memang disetiap kehamilan selalu mengalami rasa yg tidak enak diseluruh punggung (sering kali masuk angin, pusing, mual yg luar biasa), kepala agak pusing dan sakit dan sering pegal dipinggul dan persendian kaki.

Mudah mudahan saya bisa selalu bisa diberi berkah untuk bisa merasakan ketenangan seperti ini.  Jadi nak..ibumu ini sungguh bahagia menyambut hari kelahiranmu nanti. Amien.


Tumpeng Bisa Selesai Dalam Waktu 2 Jam Lho

Seumur umur jualan tumpeng, baru kali ini saya salah jadwal. Parah banget kan? Padahal sekarang semua jadwal sudah rapi , tiap ada pesanan saya sudah tulis dengan amat sangat detail, termasuk apabila ada penggantian menu dan sebagainya.   Semuanya terecord. 

Tapi namanya juga lagi apes, ada aja cobaannya.   Ada pesanan dari Mbak Dina di Megamendung- Puncak, sudah confirm via email sejak 2 minggu yang lalu. Pembayaran dp pun dilakukan jauh hari sebelumnya.  Betul betul good customer. Tdk pernah telp lagi sejak saya sudah konfirm tahu alamat detailnya.

Kebetulan di akhir minggu itu, seperti biasa...pesanan paling suka tumpuk menumpuk.  Kalau di catatan saya, sabtu itu saya  hanya ada pesanan tumpeng buat 30 Porsi buat  di Bintaro, dan 2 kue tampah isi 100.  Tapi melihat jadwal hari minggu , saya agak deg degan. Karena delivery start jam 5.30 pagi untuk 1 buah tumpeng dan puding peach yoghurt  di cibinong, jam 10 ada delivery 1 tumpeng  ke cipete, dilanjut jam 12 an -  2 tumpeng untuk di Pantai Indah Kapuk, dan terakhir 1 Tumpeng untuk di Citra Gran Cibubur untuk jam 3 sore.  Sampe sampe ada dua order saya tolak, untuk pesanan tumpeng di Cibubur dan pesenan nasi box karena jelas delivery tidak terkejar.  Mencetak & menghias tumpeng at least butuh waktu 1 Jam an.  Dan semuanya harus fresh , masih harus panas dari dandang nasinya kalau mau sukses cetaknya. Dan melihat jadwal minggu saya agak ngeri, molor waktunya.

Jadi dari jauh hari saya deg degan dg hari minggu, saking senewennya saya  bolak balik konfirm sama para pemesan.  Hanya ada 1 pemesan yg saya tidak follow up sama sekali,  yaitu  Pesanan yang di Megamendung puncak. Karena mudah dan saya rasa gak ada kendala. Jadi fokus saya ya tetap hari minggu. Bahkan hari sabtu itu rencananya setelah antar pesanan di Bintaro, saya akan survey tempat di cibinong dan dan di puncak, supaya piyu bisa antar sendiri, saya standby bantu didapur dan packing, dan waktunya pun bisa ontime...tidak banyak terbuang untuk mencari alamat. Setelahnya ajak Alya dan Asha jalan jalan ke puncak sekalian.

Tibalah hari sabtu yg mencekam itu...pesanan perasaan dah sesuai jadwal. Saya antar tumpeng ke Bintaro sektor 9 dengan mengajak alya asha,  rencananya setelah dari binttaro saya mau ajak anak anak ke mal di jakarta sekalian kalo sempat mau liat demo cake decorating di pejaten village.  Instruksi saya ke asisten dirumah ,"Kalau sudah selesai beberes, pada tidur aja, ntar malem jam 1 dah mulai begadang sampe besok siang, anak anak saya bawa aja, biar pada bisa istirahat".

Selesai antar tumpeng karena belum pada sarapan, saya berhenti  di bundaran bintaro, sarapan terutama buat
Alya Asha, trus baru lanjut survey tempat ke Cibinong, lanjut jalan jalan ke Puncak.  Tiba tiba tepat jam 10 teng, HP bunyi, pelanggan yg di megamendung telepon menanyakan  tumpeng pesanannya.  Dengan amat percaya diri saya jawab," Oh mbak dian..iya tumpengnya dah oke kok..buat besok kan mbak??"
"Lho, sekarang mbak..hari ini..kan saya sudah email. Buat pagi ini mbak luky!",  jawab mbak dian (tp nadanya sama sekali terdengar tidak panik)
"Hah...serius mbak? astaghfirullahaladzim......., ya ampun ini kan dah jam 10, mbak dian minta jam 10 sampe puncak kan??"
"Mbak dian, punteeeen, minta maafffff bangetttt saya salah jadwal, boleh mundur 2 jam gak?"
"O gitu ya mbak, jadi sampe jam berapa sampe sini??" jawab mbak dian masih dg suaranya yg tenang (ya allah rasanya nyawa saya ada diujung tenggorokan saat itu.....)
Tanpa berpikir panjang saya cuma bisa jawab "Jam 12.30 - jam 1 ya mbak".  Padahal saat itu saya tahu saya tidak akan mungkin bisa membuat tumpeng dalam waktu sesingkat itu.

Setelah  berhasil menenangkan mbak dian, (padahal sebetulnya yg saya butuhkan adalah ketenangan buat diri saya sendiri), saya langsung panik.  Rasanya gelombang tsunami sudah mau melewati kepala saya.  Piyu yg ada disamping saya keliatannya langsung tanggap dg apa yg terjadi, jadi sejak pembicaraan saya dg mbak dian, langusng tancap gas.

Untung masih bisa berrfikir panjang, apapun yg terjadi saya harus antar tumpeng itu (itu tekad saya).  Jadi serta merta saya telp ke Bi Rum dirumah (tk masak), saking paniknya ngasih instruksinya sambil tereak kenceng dong, padahal saya tahu sekali, dirumah mungkin malah sedang bersiap untuk tiduran sebentar setalah beberes rumah.

Dengan suara super kencaaang, "Bibi, jangan banyak tanya dulu saat ini juga harus bikin nasi kuning buat 25 porsi. sekrang juga sejam lagi harus sudah mateng, kelapa ambil di sarwo dulu (red, sarwo ini tukang sayur ygmangkal disebrang pos satpam rumah saya dan dagangnya lumayan komplit)". Bibi dibantu sama satu asisten (Ai).

Kemudian step kedua, menelepon mia (asisten yg biasa hias tumpeng) tentunya dg nada yg paling kencang, "Mia..siapin tampah untuk tumpeng 25 hias daun secepet cepetnya dan bikin garnis, Jadi sekarang bikin air es dan siapin daunnya, 1/2 jam lagi haru siap. Kalo dah selesai bikin hiasan dan garnis bantu bibi di dapur".

"Kertas dan pulpen piyu", untungnya mobil saya ini komplit bangettt, dari kertas pulpen, stapler , staples, gunting, lem semua nya ada..hehehehehe.

Saat itu langsung saya list isi tumepng :
1. Tampah , hiasaan , garnis - lg dibuat
2. Nasi Kuning - sedang dikerjakan
3. Ayam bakar bumbu rujak - ayamnya tidak ada sama sekali, kl pun beli disarwo prosesnya masih panjang, harus dicuci panggangdiamask, dibakar. Digorengpun gak ada bedanya minimal masaknya aja 1 jam, sementara bibi tangannya cuma 1 konsentrasi di nasi kuning.  Untung di kulkas masih ada empal gepuk , saat pesanan tempo hari sengaja saya buat lebih. Hanya saja gak tau jumlah pastinya.
Confirm sama mia jumlah empal dirumah - sms mbak dian menawarkan altternatif ganti ayam bakar menjadi empal tentunya dg no additional cost. Jadi Empal tinggal goreng aja
4. Sambal Goreng kentang ati - bumbu dah siap, kentang dah siap, at keliatannya ada yg sudah direbus dan dipotong difreezer. Tinggal konfirmasi sama bibi
5. Tempe Teri kacang - sudah jadi dari kemaren krn antisipasi pesanan minggu
6. Perkedel kentang - si Ai jelas lg bantu bibi  buat nasi, kl harus kupas kentang dan goreng kemudian bmembentuk menjadi perkedel en then menggoreng jelas gak cukup waktunya.  Putar otak cari alternatif. Ahya...diganti rolade ayam, gak papa jauh lebih mahal yg penting selesai. Meski roladenya terpaksa beli dulu di spm. Jadi rencananya keluar tol lgs ke SPM langganan saya.
7. Telur dadar rawis - kl untuk 25 porsi bisa selesai 20 Mnt lah, meski tumpeng sdg dihias pun ini sambil jalan jg gak papa
8.  Urap - beli sayuran yg ada di sarwo, krn yg dirumah cuma aa kc panjang. Seadanya aja.
9.  Krupuk - sudah digoreng sama bibi krn persiapan sekalian untuk minggu.

Setelah bikin list, langsung telp mia memastikan bahannya ada, sambil memberi instruksi apa yg harus dikerjakan duluan.  Setelah suasana agak tenang  baru bisa menghela napas, meskipun masih deg degan juga krn masih dijalan. En nothing to do.  Baru deh kepikiran, harus ngasih obat kecewa buat mbak Dian, telp ke bu rini, ada persediaan kue apa? ada roti manis isi  - 50 biji minta dipacking dos karton aja. O.K dah siap.

Fiuhhhh agak sedikit lega, tinggal ngontrol 1/2 jam lagi pekerjaan sudah sampe mana.  Baru deh saya tengok anak anak saya yg duduk dg antengnya di car seat dan di jok belakang.
"Maaf ya Alya , Asha, kt lom jadi jalan jalan, mama ada pesenan yg seharusnya diantar sekarang, eh mama malah lupa ni, maaf ya dari tadi kalian gak boleh  bicara".
"Gak papa mah, alya ngerti kok," dohhh jawaban alya dewasa sekali.
Tapi yg lebih bikin ngakak adalah komentar Asha
"Mama sekarang sudah bisa ketawa lagi ya?? jadi adek udah boleh ngomong dong??" ...please deh Asha...ini jawaban anak yg belum genap 3 tahun?? hehehe kayak dah nenek nenek de....

Jam 11, saya telp mia, nasi sudah hampir matang. Tampah sudah siap, tinggal garnish yg belum. Tinggal persiapan teman-temannya tumpeng.  Semakin agak lega.

Jam 11.30, saya baru selesai belanja, ambil kue di Bu Rini dan langsung meluncur kerumah. Sampai rumah tumepng sudah dicetak. Piyu , mia , Ai ngeroyok hias tumpeng, saya dan bibi melanjutkan pekerjaan dapur yg tinggal beberapa lagi yg belum siap. 

Jam 12.05, Tumpeng sudah jadi dan buru buru masuk mobil.  Langsung meluncur ke tol Bogor Ring Road (untungggg tol BORR ini sudah jadi , kl gak...gak tau lagi deh), sempet bingung  mau lewat gunung geulis ato mau lewat tol ciawi. Dari td memantau Elshinta buka tutup berakhir jam 11.30.  Macet gak ya...alhamdulillah ternyata luancarrrr.Jadi jam 12.30 sudah sampe di Megamendung.  Alhamdulillah semuanya dimudahkan sama Allah SWT.

Lega banget saat serah terima tumpeng ke mbak dian, meskipun mbak dian bilang dah kelaperan  banget ni .. Mohon maaf sebesar besaranya ya mbak Dian.  Dan kami pun  baru kerasa deh laper, haus.  Ada warung indomie, minggir disitu minum teh botol dingiiin bangettt. Dan membolehkan Alya Asha makan indomie rebus..heheehe. Buat nebus kesalahan mamio.  Dan untuk menyenangkan anak anak, kt lanjut dikit ke Taman Matahari di Puncak . Disitu naik speedboat dan lihat lihat binatang.  Alhamdulillah hr ini tidak terjadi tragedi yg memilukan.

Gak nyangka, Tumpeng ternyata bisa dibuat dalam waktu 2 jam saja.  Suer, saya gak pernah tahu sebelumnya.

Wednesday, October 6, 2010

Kilas Balik Kedaikita : October 2010

Kedaikita Catering mungkin akan menjadi masa lalu, saya sedang ingin mengganti menjadi Lucky Catering.  Mengambil nama depan saya yang kedengarannya sebetulnya kurang menjual.    Awalnya sih inginnya menjadi Jasmine Catering (nama alya), sempet ingin menamai menjadi Alysha Catering (Alya Asha), sempat ingin menamai Jingga Catering (sound good aja....tp diprotes sama orang rumah dan karyawan saya).   Entahlah..selama belum saya daftarkan nama usaha saya ini, mungkin masih akan berubah. 

Sudah sampai manakah Kedaikita Catering aka Lucky Catering aka Jingga Catering?? Masihkah beroperasi.  Alhamdulillah masiiiih , mencoba bertahan terus meskipun progressnya belum sesuai betul dg yg saya cita citakan.  Belum bisa terwujud rumah makan yg resik, rapi , murah dan uenakkkkk untuk semua kalangan dengan pelayanan yg prima.

Untuk urusan omzet sebetulnya dalam kurun 5 bulan terakhir ini alhamdulillah sudah  bisa membuat saya tersenyum. At least suatu saat saya harus mundur dari bekerja di kantor, insyaallah sudah bisa menggantikan.   Pendapatannya sudah stabil, pelanggan sudah mulai ada dan tidak sekedar mengandalkan dari web saja. Alhamdulillah sudah sedikiiit mempunyai posisi dalam kancah usaha catering.

Menurut saya ada beberapa hal yang menurut saya efektif mendorong usaha saya sedikit selangkah lebih maju.  Salah satu hal yg saya benahi adalah fokus pada produk tertentu.  Dulu dalam tubuh usaha saya masih banyak terpecah pecah (kurang fokus) , ada kedai soto mie, menerima catering kantoran, menerima catering rumahan dan menerima tumpeng. Akhirnya kadangakala malah kedodoran saking pas ada pesanan bebarengan.

Akhirnya saat ini saya fokus menerima pesanan . Baik berupa pesanan Catering buffet /prasmanan, menerima pesanan tumpeng dan menerima pesanan nasi box dan kue - kue tampah saja. Praktis dengan begini banyak hal yang bisa saya  efisienkan.

Dulu untuk membuat tumpeng 25 porsi, begadang semalaman. Badan remuk redam sehabis menerima pesanan tumpeng.  Dulu seringkali order mendadak kebanyakan tidak saya terima karena dijamin keteteran. Dulu seringkali dikomplen pelanggan krn kurang tepat waktu.

Alhamdulillah sekarang sudah mulai terorganisasi dengan baik  dan sudah ada beberapa hal yg sedikit demi sedikit sudah saya benahi :
1. Manajemen stock bahan baku ( ternyata ini memegang peranana teramat penting) , saya bisa menghemat waktu  banyak.  Bedanya dulu harus begadang semalaman tidak tidur. Sekarang jam 10 sudah bisa tidur dan bangunjam 4 pagi untuk antar pesanan jam 8 pagi.

2.  Manajemen Sumberdaya Manusia
Tingkat kepercayaan saya terhadap karyawan untuk mendelegasikan pekerjaan amat rendah, dan bergantung dengan karyawan yg saya anggap expert dan pintar.  Ternyata mindset ini menyulitkan saya sendiri.  Betul betul dalam bisnis ini saya belajar banyak, bagaimana harus merekrut orang yang cocok, mengetahui kekuatan masing masing karyawan, dan memberdayakan karyawan tersebut dengan tepat termasuk menetapkan job desk masing masing karyawan  dengan ukuran yang jelas dan mentraining karyawan sercara terus menerus dan menyemangati mereka secara terus menerus.

3. Setting the system
Saya mendapat pelajaran ini dari salah satu customer yg tinggal di Australia (Thanks to Pak Andy).  Beliau waktu itu pernah bilang, dalam membuat usaha, yang paling penting kita hanya setting systemnya aja . SElanjutnya sistem itu yg akan menjalankan fungsinya.  Lama sekali saya baru mengerti apa yg dimaksud pak andy. Alhamdulillah sedikti demi sedikit saya semakin mengerti perlunya sistem. Gak mudah memang, but it work very well.

Contoh singkatnya adalah dulu untuk delivery produk dilakukan oleh suami, karena suami pindah keluar kota saya sempat menjadi driver juga, tetapi krn masih terikat kerja seringkali  saya menolak order order saat saya bekerja. Kemudian saya berusaha menghire driver lepasan , tetapi ternyata gak gampang banyak sekali masalah yg timbul, kemudian beralih untuk menghire driver tetap, ternyata yg berpengalaman tidak masuk dalam budget saya.  Akhirnya nekat saya mentrained salah satu staf saya (Piyu) yang saat itu betul betul tidak bisa  menyetir dan dalam  proses dan waktu 1 tahun sudah menjadi sopir yang handal.  Sudah biasa melewati rute Bogor -Jakarta,  Bogor - Tulungagung.

Contoh yang lain adalah dulu untuk menjaga kualitas  masakan masakan utama, asisten hanya membantu menyiapkan bumbunya dan saya yang harus turun tangan sendiri mengolahnya. Ternyata dengan adanya ukuran  standar  bumbu yang pasti dan training yg kontinu, hal ini bisa diatasi.  Buktinya sekarang untuk pesanan rutin (tumpeng dan nasi box)  saya sudah jarang turun tangan , kecuali untuk masakan yg jenisnya baru , tentu saja saya masih harus turun tangan.

Bahkan untuk mengatur stock persediaan pun saat ini sudah bisa saya delegasikan ke para asisten. Jadi setiap hari saya hanya update pesanan selama seminggu dan mereka akan menjalan kan fungsinya, salah seorang akan secara otomatis mengecek persediaan semua bahan dan mencatat, secara estafet akan lari ke bagian pembelian.  Selesai belanja pun otomatis si pencatat bahan mengecek hasil belanja, apa ada yg sesuai atau tidak .  Dan apabila sudah sesuai semua mereka tinggal atur waktu saja,  apa yg mesti dimasak kapan.  Kapan garnis harus dibuat, tugasnya siapa harus menyiapkan apa.  Sudah ada definisinya, sudah ada SOP nya, mereka tinggal mudah mengikuti sistem.  Saat ini pegawai catering saya ada 3 orang + 1 orang yg tugasnya mengasuk anak dan bantu-bantu hias tumpeng  or kl dibutuhkan sekali bisa menjadi waitressnya catering buffet. Dan masing masing sudah berjalan diatas relnya tinggal mengontrolnya.

4. Manajemen Keuangan - belum akan saya bahas, karena manajemen keuangan saya masih campur aduk. One day pasti akan saya ulas.

Ups jangan dikira udah sekelas catering besar dan terkenal lho ya....enggak masih jauuuuuh. Ini masih usaha gurem. Cuma bedanya kl dulu setahun yg lalu usahanya masih gureeeeem banget, kl ini sudah mulai mikro. Alhamdulillah, ini tidak terlepas dari rahmat allah semata.

Wah enak ya  sekarang usahanya dah maju....weits jangan salah madam....ini sudah banyak sekali dukanya dan pengorbanannya, sudah mengorbankan segalanya kecuali harga diri. 

Waktu buat anak anak saya  (suami kebetulan sedang tugas di Pekalongan, jadi sama sama dong..seri), perhatian untuk anak anak saya dan suami amat jauh tersita, operhatian untuk orang tua, perhatian untuk para asisten, apalagi waktu buat saya sendiri just sekedar bersenang senang or mengerjakan hobi saya nongkrongin anggrek, apalagiiiiiiiiiiiiii buat membina pertemanan, apalagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii mantain persahabatan. Semuanya bersaing dg usaha mikro yang terlanjur melekat erat layaknya gurita di benak saya.  Jadi saya minta maaf atas sikap saya seolah tidak menjaga pertemanan. Mohon maaf sekali.

Semua hampir acuh  dengan saya, anak-anak pun tidak merasa kehilangan saya meskipun dari pagi sampai malam dan pagi lagi jarang bertemu saya, suami, sahabat, teman-teman didunia nyata dan maya, tetangga dan bahkan sang anggrek pun enggan pamer penampilan terbaiknya dengan saya. Semua pelit dengan saya,karena saya sudah pelit perhatian dengan mereka. Yah...itu sesuatu yg amat mahal  yg saya harus saya bayar untuk menebusnya.

Bahkan bukan itu saya, terkadang saya harus menggadaikan waktu bermain Alya dan Asha demi usaha ini. Seringkali saat  saya dan para asisten sibuk berkejaran dengan waktu delivery yg mepet dan jumlah sumberdaya yang amat terbatas, saya memaksa Alya yg sekarang usianya menginjak 7.5 th untuk turut bertanggungjawab menjaga sang adik - Asha yg notabene sedang susah susahnya diatur.  Bahkan pernah suatu waktu krn pesanan catering buffet dan hampir terlambat, saya  harus mengantarkan masakan yg tidak terangkut di mobil I, saya berjudi keselamatan 2 anak saya dg menyetir sendiri dan mengebut di jalan tol dan bahkan Alya yg harus menjawab telepon dari customer yg sudah mulai panik .  Bahkan terkadang jadwal makan dan jadwal belajar  mereka pun terbengkalai karena saya.    Sedih bukan main kadang kalau ingat itu semua.

Tapi allah itu adil , alhamdulillah anak anak sehat, pintar dan tumbuh dan berkembang dengan baik meskipun pengasuhan saya betul betul alakadarnya.  Alhamdulillah Alya  masih bisa mengikuti pelajaran dengan baik meskipun sehari hari saya tidak ada disampingnya saat mengerjakan PR dan bahkan ujianpun, terbukti dari nilai ulangan tengah semester ini pun  hampir semua nilainya 10.

Sempat beberapakali saya sedih campur geli , saat Alya harus mengerjakan PR nya yg kadang sudah mulai susah. Seperti tempo hari Alya kebingungan krn ada PR yg harus dikerjakan yang bunyi pertanyaannya , " Apakah alat kelamin betina pada tumbuhan? Alya sudah berusaha sms saya tp saya sedang sibuk dikantor dan tidak menggubris smsnya. Alya sibuk bertanya sama bibi , sama teh Ai, sama mbak mia dan sama om piyu pun, mereka bukannya  membantu Alya tetapi malah cekikikan.  Ironis memang.

Bahkan karena sekarang pelajaran matematika dalam bahasa inggris, praktis orang rumah tak ada satupun yang sanggup membantu Alya mengerjakan PR . Untungnya Alya termasuk audio learner yg handal. Semua penjelasan bu guru di sekolah diserap dengan baik. Jadi pagi saat sarapan tinggal saya guide sedikit Alya sudah lancar dan bisa mengerjakan ujian dengan baik.

Begitu pula Asha, tak ada hambatan yang berarti dalam perkembangannya. Kecuali egosentrisnya yg amat dominan yg saat ini sudah mulai  surut.  Rasa percaya dirinya amat tinggi, berani menyapa teman-temannya yg  rata rata usianya terpaut 2 tahun diatasnya dan  pintar bergaul. Asha termasuk anak yg supel meskipun agak dominan.   Dalam bergaul dg teman temannya yg minimial 2 th lebih tua, dia amat sangat dominan dan berani.   Motoriknya pun juga gak kalah pesat, sudah biasa jungkir balik, jatuh bangung dan panjat memanjat, apalgi bersepeda yg lebih besar...sudah oke banget. Hanya syukur pada allah , dengan segala keterbatasan saya masih diberi nikmat dan kemudahan.

Dalam usaha ini pun bukan sekali dua kali saya tertimpa masalah ataupun rugi.  Alhamdulillah oleh Allah  , usaha saya ini masih dijauhkan dari penipuan oleh orang lain.  Banyak hal yg harus saya benahi dan saya pelajari.  bukan sekali dua kali saya haru bersitegang dengan customer. Tapi semua itu harus dilihat dari sudut pandang dan tekad bulat bahwa kita harus berteguh hati untuk  selalu  menjadi yang lebih baik. Selalu melayani customer dengan baik, yang lalu biarlah berlalu dan menjadi pelajaran berharga dan mahal buat saya. Insyaallah setiap kesalahan saya , saya akan berusaha terus memperbaiki diri terus dan terus dan menjadi yg lebih baik. Itu saja moto saya. Insyaallah dengan niat baik, Allah pasti akan memudahkan segala urusan kita . Amien.

Mudah - mudahan sharing saya ini bisa menjadi inspirasi dan penyemangat buat teman teman yg sedang merintis dalam usaha apapun. Jangan pernah menyerah, ilmu untuk berwiraswasta ini tidak akan didapat dari manapun kecuali kita yang mengalaminya sendiri. Insyallah dengan semakin banyak dicoba, tekad kita akan semakin tegar dan menjadi pemenang dalam beratnya usaha dijaman sekarang.

Satu kata-kata mutiara yg selalu saya pegang teguh   " Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi orang yang tidak pernah menyerah".

Keep On Fighting.

Wednesday, February 24, 2010

Bantuan Untuk Muadz - Penderita Kelainan Jantung

Saya mendapat info mengenai penyakit ade Muadz ini setelah blogwalking ke blog temen saya, Mbak Rani Susilo yang asli Purwokerto yang tinggal di London selama hampir 10 tahun terakhir untuk mengikuti suaminya yg bertugas di London. Setelah email-emailan dengan Mbak Rani, ternyata ibunda Muadz adalah guru ngaji mbak Rani sewaktu kecil, dan saat ini mbak Rani sedang mengkoordinir bantuan untuk muadz ini di komunitas warga Indonesia di London. Ini alamat web mbak rani www.susilo.typepad.com.

Dana yang dibutuhkan cukup besar sekitar Rp. 150 Juta, ini saya copy dr email mbak Rani ke saya :

Kebetulan rekening yang ada di saya untuk sumbangan dr UK. Daripada Luky repot transfer ke London mending langsung ke Iseu. Alhamdulillah, dari email Luky saya juga jadi keingetan untuk minta no rek Indonesia ke Iseu :) Thanks banget nih.

Please do, matur nuwun banget kalau Luky bisa meneruskan info mengenai Iseu ini ke yayasan atau mungkin teman dekat Luky yang sekiranya bisa membantu.

Kabar dari Iseu tadi pagi, untuk operasi tahap I perlu Rp 70 juta dan tahap II (6 bulan setelah tahap I) perlu sekitar Rp 80 juta.

Putera Iseu belum bisa dioperasi sampai ada jaminan Rp 70 juta unt operasi pertama itu

Jadi seandainya ada teman – teman yang ingin membantu , monggo silahkan, bisa berbentuk apapun :
1. Info mengenai nama & alamat & no. telepon yayasan yang bisa membantu operasi Muadz, Stasiun TV or etc.
2. Dana dalam bentuk tunai, supaya operasi I nya bisa segera dilakukan . Berapapun jumlahnya akan sangat kami hargai.



3. Doa untuk Keluarga Mbak Iseu supaya tabah dan adek Muadz supaya segera diberikan kesembuhan.
4. Meneruskan email dari mbak iseu ke pihak lain jika berkenan, ada baiknya diberi pendahuluan supaya tidak dikira spam or fraud

Bantuan bisa disalurkan melalui :
1. Saya – Luky Ekowati / Email :Luky.Ekowati@pioneer.com/ HP 0812 885 9633 YM ID : Luky_Ekowati , silahkan sms or email or ym seandainya ingin membantu dlm bentuk dana tunai ataupun informasi.




Untuk tahap I akan saya kirimkan ke mbak Iseu per tanggal 5 Maret 2010. Tetapi penyaluran bantuan tetap akan kami terima.

Per hari ini sudah terkumpul di saya Rp. 1.000.000 (Akan saya update terus perolehan dananya). Terimakasih buat yang sudah memberi bantuan. Semoga allah membalas dengan kebaikan yang berlipat lipat. Amien ya robbal alamlin.


2. Mbak Iseu langsung :
aisyah24@gmail.com / HP 081394079448.
An. Marhaban
Bank Muamalat Indonesia
No. Rek. 1012746322

Mohon dimaafkan jika kurang berkenan dengan adanya email ini.

Salam
Luky Ekowati


Berikut saya copy kan email dr Mbak Iseu.


Assalamualaikum,
Namaku Muad'z Jamaluddin Hamid, umurku sebentar lagi 2 tahun, tepatnya Maret ini. Nama Abiku Marhaban Syaiful Hamid dan Umiku Iseu Siti Aisyah. Kecil-kecil gini aku udah punya adik namanya Muhammad Athian Hamid (9 bulan).





Kata Umiku dari sejak lahir aku didiagnosa tetraloggy fallot (kelainan jantung bawaan), ah gak tau apa artinya.......Kata dokter ada empat kelainan, penyempitan pembuluh darah ke paru-paru, bocor, harusnya dua pintu ini malah satu pintu sama jantungnya bengkak.




Gak tau deh istilah kedokterannya banyak, ada PDA, VSD de.. el..el. Aku sih gak mau dipusingkan dengan istilahnya, yang jelas yang aku rasakan dada terasa sesak, kayak habis lari, itu tiap hari. Yang paling gak enak kalo lagi batuk ama flu, dada ini terasa sesak sekali, sampai kulitku terlihat hitam dan kuku-kukuku sama bibirku hitam. Makin keliatan lagi kalo lagi nangis. Umiku selalu ngingetin aku jangan suka nangis, soalnya kalo nangis jadi lemes. Tapi gimana yah kerjaanku nangis melulu.

Rasa sakit kadang-kadang suka muncul, kalo tidur malem-malem suka jerit-jerit. Sakit sih. Kadang Umiku gak ngerti apa mauku, makanya nangis, maklum aku belum bisa ngomong, dan juga belum bisa jalan.

Ah, seharusnya aku sudah jalan seperti yang lainnya. Berat badanku juga terus merosot, aku susah makan. Bukan aku gak mau, kalo makan suka batuk-batuk trus muntah.

Aku sekarang kalah sama adikku, dia tumbuh makin besar dan cakep, kulitnya putih. Dia suka nindihin aku, sampai hidungku berdarah. Aku mudah sekali berdarah, darahnya item lagi. Aku gak mau dideketin dia, bukannya aku gak sayang, tapi sakit badanku.

Kata dokter, aku harus segera dioperasi, mumpung masih bisa dilakukan. Kalo sudah rusak gak bisa dioperasi, malah katanya bagian bilikku sudah gak berkembang. Katanya operasinya dua tahap dan butuh dana 150 juta. Sekarang abiku lagi ngurusin askeskin, tapi gak tau kabarnya sampai sekarang. Denger-denger kabupaten Bandung udah habis kuotanya. Saat ini hanya makanan kesehatan jadi andalanku buat bertahan. Aku merasa semakin lemah, karenaku gak mau makan.


Please teman adakah yang mau bantu aku? Meringankan deritaku?Terima kasih aku ucapkan sebelumnya.Ini aku sertakan fotoku ama adikku.
Wassalamualaikum,



Tuesday, January 5, 2010

Pekerjaan saya adalah......

Bosen ya denger sharing saya, topiknya gak berubah dari masakan, anak, jualan....waduh gak jauh-jauh dari urusan rumah tangga.
Yah ... secara gak sadar saya agak mengereeeeeeem. Wah kl tulisannya begitu bukan agak lagi ya..terus terang untuk urusan pekerjaan kantor saya amat sangat ngerem untuk bercerita. Untuk sharing, apalagi curhat or mencak mencak urusan kantor di dunia maya. Cukup sahabat terdekat dikantor saya yg pernah melihat suka duka saya selama dikantor.
Ini jauh sebelum ada berita tentang seorang prita mulyasari melalui surat elektroniknya maupun luna maya di twitternya, saya berusaha amat sangat membatasi untuk menulis baik di blog sendiri maupun blog orang lain untuk senetral mungkin. Alasannya saya gak mau kehilangan muka ataupun kehilangan pekerjaan krn hal yg sederhana.
Tapi kali ini saya mau cerita tentang salah satu profesi saya. Selain bakulan nasi, saya saat ini bekerja di salah satu perusahaan yg motonya the miracle of science di salah satu sbu yaitu agriculturenya. Nah pekerjaan sehari hari gak jauh jauh dari tawar menawar , negosiasi, berhubungan dg banyak vendor karena saya ada di bagian procurement. Dengan masa kerja 9 tahun dibidang ini, ternyata saya gak nyadar ada suatu skill saya yang terasah terus menerus..tiap hari selama bertahun tahuan. Saya gak menyadari saya telah menjadi seorang negosiator. Seorang negosiator yang ditakuti. Hah...kakakkakaka.
Karena sekarang saya memiliki sub ordinat...hanya deal - deal tertentu yg saya handle langsung. Dan beberapa waktu ini sub ordinat saya sedang cuti melahirkan. Pekerjaan saya back up dan vendor kembali berhubungan dengan saya.
Kemaren ada salah satu vendor saya membuat suatu statement yang bikin saya terkaget kaget bin terkejut, saat saya sedang dalam proses negosiasi dengan salah satu vendor.
"Duh..ini yg selalu saya deg-degan saat bernegosiasi sama mbak luky. Tau gak mbak...setiap negosiasi sama mbak luky, aku selalu merinding duluan... Selalu ada celah yang membuat aku menyerah kalah. Pasti aku mati kutu"
Hah....masyaalllah....sebegitu kejamnya saya saat bernegosiasi. Setelah saya ingat-ingat memang ada beberapa statement senada itu, bahkan ada yang keluar dari lubuk hati salah satu Kepala Pusat Instansi BUMN di salah satu propinsi di luar jawa yang amat sangat penasaran dengan saya.
Pernah dalam salah satu statemen beliau mengatakan
"Waduh saya ingin sekali saat ke Jakarta bisa mampir kekantor bu Luky, saya ingin bertemu langsung dg Bu Luky, pintar sekali negosiasinya"
Dan kemampuan ini semakin menjadi jadi saat saya menjalani profesi menjadi tk ketring, dimana pembelian masih saya handle langsung. Pantesan asisten saya -Piyu jiper saat saya minta untuk belanja sendiri. "Tapi saya gak bisa nawar ya bu.....".
Makanya saat ada customer ketring saya yg nawar abis abisan....saya gak pernah merasa terganggu apalagi kesal or marah. Kadang mereka minta maaf krn merasa terlalu cerewet saat menawar harga masakan saya. Padahal saya tidak pernah terganggu. Bahkan meskipun sudah menawar pun , dan selanjutnya tidak jadi deal pun buat saya gak pernah mempermasalahkan. Selama saya belum memasaknya, buat saya o.k o.k saja. Tidak tersinggung , tidak marah, tidak merasa apapun.
Karena yaitu tadi saya merfleksikan terhadap diri saya dikantor yg kadang negosiasi saya amat alot sehingga membuat para vendor merinding. Jadi saya pun siap ditawar oleh customer saya segimanapun. So please feel free untuk negosiasi dengan saya....